VERONA – Louis van Gaal sempat dikabarkan memiliki hubungan yang tak harmonis dengan pemain-pemain asal Amerika Latin di klub yang diasuhnya. Hal itu terbukti ketika ia mendepak Rafael da Silva dan Javier “Chicharito” Hernandez dari skuad Mancester United di musim panas 2015.
Mengenai tuduhan tersebut, ternyata mendapatkan dukungan dari mantan pemain yang pernah diasuh Van Gaal selama membesut Bayern Munich, yakni Luca Toni. Pemain yang kini merumput bersama Hellas Verona itu mengatakan bahwa Van Gaal selalu memiliki prasangka buruk terhadap pemain-pemain asal Amerika Latin di dalam timnya.
“Louis van Gaal tak pernah tahan dengan pemain yang berasal dari negara-negara latih di setiap klub yang dilatihnya. Ia selalu memiliki prasangka buruk terhadap pemain-pemain Amerika Latin,” ungkap Toni, seperti dilansir Goal, Sabtu (16/1/2016).
“Ketika masih di Bayern Munich, Van Gaal selalu memiliki amarah yang sangat besar kepada pemain-pemain dari negara latin dibandingkan dari negara-negara lainnya,” sambung mantan personel Timnas Italia tersebut.
“Bahkan Van Gaal sempat mengeluh dan bertanya kepada saya bagaimana caranya menyingkirkan Lucio dari skuad Bayern Munich. Sebab, pada saat itu Lucio merupakan pemain yang sangat dicintai para pendukung Bayern Munich,” tutup pemain berusia 38 tahun itu.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)