MILAN - Performa impresif semasa membela Sampdoria, membuat Mauro Icardi diincar beberapa klub besar Eropa saat itu. Mulai dari Real Madrid, Barcelona dan Napoli menginginkan jasa pemain asal Argentina tersebut. Namun, justru Inter Milan yang mampu mengamankan pemain berusia 21 tahun pada bursa transfer musim panas 2013 lalu.
Setelah bergabung sekira 18 bulan, Icardi mengungkapkan alasan mengapa dirinya lebih memilih La Beneamata dibandingkan beberapa tim yang kelasnya jauh tinggi dari tim peraih treble winners musim 2009-2010 tersebut. Menurut kekasih dari Wanda Nara itu, banyaknya pemain Argentina di tubuh I Nerazzuri jadi alasan dirinya lebih memilih tim peraih 18 gelar juara Serie A tersebut.
Seperti diketahui, banyak pemain asal Albiceleste pada musim 2013-2014, seperti kapten Javier Zanetti, Diego Milito, Esteban Cambiasso, Rodrigo Palacio, Walter Samuel, Ricky Alvarez, Hugo Campagnaro dan Juan Manuel Carizzo.
“Tanpa ragu saya memilih Inter saat itu karena begitu banyak pemain asal Argentina yang bisa membantu dalam proses adaptasi saya. Selain itu, alasan saya memilih Inter karena mereka adalah klub besar dan benar-benar mengingikan saya saat itu. Saya senang bisa bermain di sini,” tegasnya seperti mengutip Football Italia, Selasa (6/1/2015).
Icardi mengaku saat dirinya masih berusia sembilan tahun, tim pemandu bakat Real Madrid sempat mendekatinya guna mengajak bergabung ke tim peraih sepuluh gelar Liga Champions tersebut.
“Real Madrid pernah berbicara dengan orang tua saya saat itu, mereka mengajak saya untuk bergabung. Namun, pada saat itu saya tertarik ke akademi Barcelona. Saya yakin bisa berkembang di Barca, namun sistem tidak mengizinkan saya promosi ke tim utama,” jelasnya.
Saat ditanya kemungkinan kembali ke Spanyol, pemegang satu caps bersama Tim Nasional Argentina itu memiliki jawaban.
“Saya belajar di La Masia dan memiliki banyak kenangan di sana. Akan kembali ke Spanyol? Fokus saya saat ini hanya untuk Inter dan ingin mencapai beberapa tujuan bersamanya,” tutupnya.
(Fajar Anugrah Putra)