LONDON – Jose Mourinho membutuhkan seorang striker. Setidaknya hal itu yang selalu dibicarakan pelatih berpaspor Portugal ini terhadap manajemen Chelsea.
Mourinho kembali ke Chelsea pada Juni 2013, setelah enam tahun berkelana ke Italia dan Spanyol. Tapi kedatangannya belum memberikan efek positif, bahkan The Blues dibawanya tanpa gelar sepanjang musim ini.
Di Premier League, London Biru hanya bisa menempati posisi tiga klasemen sementara. Terhangat, Mou gagal membawa Chelsea lolos ke final Liga Champions, setelah harus mengakui ketangguhan Atletico Madrid.
Mou pun mencoba untuk mencari solusi, bagian mana yang harus diperbaiki demi bisa bersaing di musim depan. Sorotan tertuju pada lini depan mereka, di mana dari tiga striker yang dimiliki, hanya bisa menjaringkan 18 gol sepanjang musim ini.
"Striker adalah sesuatu yang kami bicarakan dalam kurun waktu yang sangat lama. Pada bulan Desember dan Januari, ketika kalian semua (pers) bertanya mengapa kami tidak membawa striker, saya jelas mengatakan itu sesuatu yang sedang kami kerjakan, bahwa kami sedang mempersiapkan masa depan jangka panjang dan bukan hanya langsung memberikan solusi,” ucap Mourinho.
"Ini normal bahwa kami akan membawa seorang striker sekarang. Kami memiliki striker yang baik, pemain yang bagus, tapi itu evolusi normal tim. Semua orang ingin jendela transfer musim panas sebagai bahan peningkatan dan salah satu area yang ingin kami tingkatkan adalah posisi striker,” tegas Mou.
Sriker Atletico Madrid, Diego Costa menjadi salah satu pemain yang paling sering dikaitkan dengan Chelsea. Dan pemain naturalisasi Spanyol itu kabarnya juga menyetujui penawaran 42 juta euro yang dilayangkan Raksasa Stamford Bridge itu.
(A. Firdaus)