JAKARTA – Mantan pelatih Semen Padang (SP), Nilmaizar memang sudah pasrah terkait posisinya sebagai pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia. Posisi Nil dipastikan dicopot, setelah PSSI menunjuk Luis Manuel Blanco sebagai juru taktik anyar Timnas Garuda.
Dia menilai seolah tidak dianggap lagi oleh PSSI. Padahal Nil yang sudah berjuang di tengah keterbatasan yang terjadi, telah berusaha sekuat tenaga untuk membuat Timnas Indonesia bisa terus disegani. Tapi apa yang didapatkannya saat ini seolah membuatnya terbuang.
Nil diangkat sebagai pelatih pada pertengahan Mei 2012. Saat itu, Timnas Garuda mengikuti ajang invitasi Al-Nakbah di Palestina, 17- 23 Mei 2012. Sayang pada turnamen perdana yang dipimpinnya, Timnas terhenti pada babak semifinal. Timnas Garuda takluk dari Palestina B, 2-1, (22/5/12).
Setelah menjalani beberapa laga persahabatan, Timnas Garuda di bawah kendali Nil baru meraih kemangan saat berujicoba dengan Brunei Darussalam. Saat laga persahabtan tersebut digelar di Stadium Sultan Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, (26/8/12), Timnas Garuda unggul lima gol tanpa balas.
Perjalanan Nil lalu dilanjut dalam ajang Piala AFF 2012. Tergabung dalam Grup B bersama tuan rumah Malaysia, Singapura, dan Laos, Timnas Garuda di bawahnya juga tidak bisa berbuat banyak. Dari tiga laga yang dijalani, Timnas meraih satu kali kemenangan, satu kali imbang, dan satu kali kalah.
Hanya mampu meraih empat poin, Timnas Garuda tidak mampu melaju ke babak selanjutnya. Timnas Garuda pun angkat koper lebih cepat, setelah di partai terakhir Grup B, Timnas Garuda dipangkas Harimau Malaya, julukan Timnas Malaysia, dua gol tanpa balas.
“Saat itu saya diminta menjadi pelatih selama ini. Tapi saya berpikir begini, bagaimana saya berjuang untuk memimpin Timnas. Saya tahu banyak yang mencibir saya saat memimpin Timnas. Tapi saya terima hal itu, karena memang kondisi sepakbola kita sedang tidak kondusif,” papar pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatra Barat, tersebut.
Sementara itu, ketua AD-Hoc Timnas Indonesia Sihar Sitorus mengaskan jika Nil sampai saat ini masih berstatus pelatih kepala Timnas Indonesia. Pria yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI ini menjelaskan, jika Nil masih akan dievaluasi kerjanya selama ini mulai dari hasil di Piala AFF 2012.
“Kami masih akan mereview kinerja Nil mulai dari Piala AFF 2012, berbagai laga uji coba, dan hasil di partai perdana Pra Piala Asia (PPA) kontra Irak kemarin. Jadi selama belum kami melakukan evaluasi terkait kinerja Nil, dirinya masih berstatus sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia,” paparnya.
“Pokoknya dalam waktu dekat ini kami akan memanggil Nil dan seluruh staf kepelatihan timnas Indonesia. Kira-kira dalam waktu dekat ini, pertemuan tersebut akan segera terlaksana,” tutup Sihar.
Statistik Perjalanan Nilmaizar Bersama Timnas Indonesia :
20 Kali Jumlah Pertandingan:
- Lima kali menang
- Tujuh kali imbang
- Delapan kali kalah
Laga Persahabatan:
3 Mei 2012 : PPSM Kartika Nusantara 0-8 Indonesia
11 Mei 2012 : Persiba Bantul 1-1 Indonesia
26 Mei 2012 : Indonesia Selection 2-4 Inter Milan
5 Juli 2012 : Filipina 2-2 Indonesia
4 Agustus 2012 : Indonesia Selection 0-5 Valencia
15 September 2012 : Indonesia 0-0 Vietnam
26 September 2012 : Brunei Darussalam 0-5 Indonesia
16 Oktober 2012 : Vietnam 0-0 Indonesia
14 November 2012 : Indonesia 1-0 Timor Leste
17 Novermber 2012 : Indonesia 0-0 Kamerun
19 Januari 2013 : Pro Duta Medan 0-0 Indonesia
24 Januari 2013 : Semen Padang 3-2 Indonesia
31 Januari 2013 : Yordania 5-0 Indonesia
Turnamen Al- Nakbah :
17 Mei 2012 : Mauritania 0-2 Indonesia
19 Mei 2012 : Kurdistan Irak 1-1 Indonesia
22 Mei 2012 : Palestina B 2-1 Indonesia
Turnamen SCTV Cup :
8 September 2012 : indonesia 0-2 Korea Utara
Piala AFF 2012 :
25 November 2012 : Indonesia 2-2 Laos
28 Novemner 2012 : Indonesia 1-0 Singapura
1 Desember 2012 : Malaysia 2-0 Indonesia
Pra Piala Asia (PPA) 2015 Grup C :
6 Februari 2013 : Irak 1-0 Indonesia
(A. Firdaus)