JAKARTA – Erik Thohir yang menjadi bos baru DC United dengan saham minoritasnya, mengaku tak ingin membela siapapun yang terlibat konflik persepakbolaan Nasional. Thohir juga punya saran, untuk setidaknya membawa solusi lain terhadap dualisme yang sudah mengakar.
“Saya tidak membela siapapun, saya pikir semuanya akan menginginkan kemajuan sepakbola Indonesia,” ujar Thohir di Hotel Four Seasons, Sabtu (2/2/2013).
“Saya saran, ada komunikasi yang terpadu antar petinggi-petinggi organisasi sepakbola dengan para pemain yang di luar negeri," lanjut Thohir
Dengan membeli saham DC United, Thohir juga membawa satu pesepakbola nasional, Syamsir Alam. Ini alasan Erik Thohir membawa pemain berusia 20 tahun tersebut,: “Syamsir sudah bermain di luar negeri dan pastinya akan lebih mengerti kondisi di kompetisi luar seperti apa," papar Thohir.
"Tapi saya tidak menutup kemungkinan juga untuk pemain muda lain yang berbakat dan dapat memberikan penampilan yang baik, sekali lagi saya sangat terbuka dengan pemain siapapun,” tutupnya.
(Randy Wirayudha)