Ibra: Balotelli Sosok Lovable

Randy Wirayudha, Jurnalis
Kamis 03 Januari 2013 20:02 WIB
Mario Barwuah Balotelli (Foto: Reuters)
Share :

PARIS – Perangai Mario Balotelli dari momen ke momen, memang tak pernah lepas dari kesan negatif. Padahal, Balotelli diakui sebagai seorang yang mudah disayangi jika punya cara yang tepat, saat bergaul dengannya baik di dalam maupun di luar lapangan.
 
Opini di atas terlontar dari mantan rekannya saat di Inter Milan, Zlatan Ibrahimovic. Sedianya Ibra – sapaan Ibrahimovic, paham betul sifat Super Mario. Darah mudanya terlalu cepat membara di momen-momen sulit. Tapi jika cara pendekatannya benar, Ibra menilai Balotelli sosok yang lovable.
 
“Jika anda pernah menghabiskan waktu dengan Mario, maka anda akan mudah menyayanginya,” ungkap Ibra, sebagaimana disadur DailyMail, Kamis (3/1/2013).
 
“Dia memang tak selalu menjadi pemain yang mudah ditangani pelatih, tapi tanyalah pada pelatih lamanya seperti José (Mourinho), dan dia akan bilang pada anda bahwa saat anda bekerja sama dengan Mario, anda akan selalu tersenyum karenanya,” lanjut bintang Paris Saint-Germain itu.
 
Saat ini, Balotelli masih belum bisa akur atau setidaknya, “dijinakkan” gaffer Roberto Mancini. Pasalnya, bomber Italia keturunan Ghana itu masih acap bertingkah, baik dengan permainan konyolnya atau seringnya kartu merah yang diterima di tengah lapangan.
 
Terlepas dari itu, Ibra percaya bahwa sejatinya, tak ada pemain lain yang punya kualitas dan kelas di atas Balotelli. Dan satu catatan penting yang diberikan Ibra, Balotelli dinilai sebagai kunci The Citizens, jika ingin mengejar Manchester United, demi mempertahankan gelar Premier League musim ini.
 
“Dia pemain spesial dengan talenta yang spesial pula. Saat dia bermain, sepertinya dia bisa menyakiti tim manapun di dunia. Dari semua pemain yang dimiliki City, saya akan bilang bahwa Mario yang paling berkelas,” tambah Ibra.
 
“City sudah setengah jalan berada di belakang Manchester United, tapi jika ada pemain yang bisa mempertahankan gelar itu untuk mereka, pemain itu adalah Mario,” sambung pemain internasional Swedia berdarah Bosnia-Herzegovina itu.
 
Ibra juga melontarkan sedikit nasihat untuk Mancini agar bisa meredam “keliaran” Balotelli, untuk dijadikan senjata terbaik City di lini depan. Ibra menyarankan Mancini melakukan pendekatan lebih personal, untuk membuat Balotelli lebih merasa dicintai.
 
“Saya pernah mencoba membantu Mario karena memang benar, kadang di suatu momen, dia sering membuat keputusan sendiri. Tapi itulah kepribadiannya. Roberto akan tahu sendiri hal itu jika tahu caranya membuat Mario merasa dicintai,” lanjutnya lagi.
 
“Jika sudah, dia akan bereaksi dengan sikapnya yang terbaik. Bila mereka (City) bisa membuat Mario bermain dalam perasaan dan performa terbaiknya, maka City punya kans besar juara Liga Inggris lagi,” tutup Ibra.

(Randy Wirayudha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya