JAKARTA – Laga pemanasan kontra Kamerun, ibarat ujian terakhir bagi tim nasional (Timnas) Indonesia jelang AFF Suzuki Cup 2012. Sejauh apa kematangan tim, akan tergambar dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, nanti sore.
Kesempatan berharga tentunya bagi skuad asuhan Nilmaizar bisa menjajal Kamerun sebelum terbang ke Malaysia, 21 November mendatang. Walau laga tersebut sempat tertunda satu hari karena masalah keterlambatan penerbangan, adanya laga tersebut tetap begitu disyukuri oleh pelatih 42 tahun tersebut.
Karena menurut Nil, targetnya mendapatkan dua laga uji coba sebelum berangkat ke Malaysia. Sebelum dihadapkan dengan Kamerun, Timnas berhasil menang tipis satu gol tanpa balas saat menjamu Timor Leste, Rabu (14/11/2012). Untuk laga persahabatan tersebut, banyak pihak yang menilai jika laga kontra Timor Leste Timnas Garuda masih banyak kekurangan.
"Kami tentu akan berbuat terbaik dan untuk hasilnya kami serahkan semuanya karena Tuhan yang menentukan. Soal pemain yang mana yang dikirimkan oleh Kamerun, kami tidak memikirkan hal itu. Karena menurut kami, Kamerun adalah tim yang kuat," ungkap Nil, usai memimpin anak asuhanya berlatih di SUGBK, Jakarta, kemarin.
"Yang penting kami merasa bersyukur jika dua partai uji coba yang kami minta bisa terealisasi dengan adanya laga uji coba kontra Kamerun. Untuk Kamerun, mereka tim yang bagus. Lawan Kamerun ini kami akan mencari komposisi terbaik jelang pertandingan di Malaysia," sambungnya.
Walau banyak pihak menilai laga Timnas Garuda kontra Timor Leste masih banyak kekurangan, Nil sepertinya akan mencoba mempertahankan beberapa hal positif pada uji coba sebelumnya. Dan yang coba dipertahankan Timnas Garuda adalah, usaha mereka dalam melakukan penguasaan bola.
"Dalam pertandingan kontra Timor Leste, kami menguasai bola sampai 70 persen. Yang ini akan kami pertahankan dalam laga nanti. Kami akan berusaha mecari gol yang sulit tercipta. Mudah-mudahan lawan Kamerun akan ada progress dalam hal permainan," papar Nil.
Adapun beberapa hal yang ingin diperbaiki oleh Nil adalah, bagaimana para pemainnya bisa memanfaatkan setiap kesempatan secara cermat. Adapun beberapa pemain yang dinilai pelatih yang juga mantan punggawa timnas Garuda di era 1990 tersebut, ada nama-nama pemain seperti Vendry Mofu fan Oktovianus 'Okto' Maniani.
"Yang kurang kemarin adalah bagaimana pemain dalam mengambil sebuah keputusan. Contohnya Okto yang harus trak ball tapi dia lakukan shoot. Mofu yang harusanya shot tapi lebih memilih kontrol bola lebih dulu," jelas Nil.
Apakah Nil akan kembali menurunkan formasi yang sama saat bertemu dengan Kamerun, dirinya masih menunggu kondisi terakhi yang dimiliki anak-anak asuhnya. Tapi jika melihat performa yang ditunjukan Jhony Van Beukering dan Tonnie Cusell pada partai sebelumnya, ada kemungkinan kedua pemain naturalisasi tersebut akan kembali diturunkan.
"Apapun yang kami mainkan besok sore (hari ini), itulah yang terbaik buat tim. Apakah Jhonny dan Tonnie diturunkan secara bersamaan nanti kami lihat kondisinya," jelas Nil.
"Soal mental saya sudah yakin dengan apa yang ada di anak-anak. Karena beberapa kali main di luar seperti dengan Brunei Darussalam dan Vietnam, kami bisa mengatasinya. Sudah teruji mental anak-anak karena mendapatkan tekanan dari penonton dan pemain," tutup Nil.
Prakiraan Pemain:
Indonesia (4-4-2):
Endra Prasetya; Wahyu Wijiastanto, Handi Ramdham, Arthur Irawan, Novan Setya; Taufiq, Elie Aiboy, Oktovianus 'Okto' Maniani, Vendry Mofu; Bambang 'Bepe' Pamungkas, Irfan Bachdim
Pelatih : Nilmaizar
Kamerun (4-4-2):
Roger Toindoubaguy; Kingue M Pondo, Ashutambe Clevis, Ebah Tobie Julie, Tembenga Bed Nego, Boheujoei Sandri; Oyongo Bitolo, Monkam Nguekam, Tambuatia Therry, Fai Colling, Youthhejehu Rostand
Pelatih : Jean-Paul Akono
(A. Firdaus)