MANCHESTER – Selama ini, publik hanya tahu tentang Mario Balotelli melalui aksinya di lapangan dan sejumlah hal kontroversial yang disebabkannya. Tapi sebelumnya tak ada yang tahu bahwa sejatinya Balotelli merasa kesepian, meski sudah dua tahun merantau di Inggris.
Balotelli mengakui mulai merasa berhasil beradaptasi dengan sepakbola Inggris, kehidupan dan budaya setempat. Akan tetapi, selama ini Balotelli merasa tidak benar-benar punya teman sejati.
Akibatnya, Balotelli mulai berpikir untuk ‘mudik’ ke Italia. Memang, sebelumnya Balotelli sempat mengutarakan tidak akan ‘kabur’ dari City dan berniat menghormati kontraknya.
Tapi seperti yang pernah diutarakan mantan rekannya ketika masih di Inter Milan, Davide Santon, bahwa Balotelli adalah pribadi yang 'plin-plan' . Apalagi darah muda dalam tubuh Balotelli yang masih berusia 21 tahun, kerap mempengaruhi stabilitas mentalnya.
“Usia saya masih 21 tahun, tapi sudah dua tahun saya tinggal jauh dari kampung halaman,” papar Balotelli kepada L’Uomo Vogue, Rabu (11/1/2012).
“Saya sudah beradaptasi dengan baik – meskipun adanya perbedaaan budaya dan kebiasaan yang besar. Tapi saya tidak benar-benar punya teman di sini. Jika saya harus pindah saat ini juga, Itali adalah pilihan utama,” kata Balotelli lagi menutup curhatannya.
(Randy Wirayudha)