LONDON – Status pemenang Piala Dunia dan Eropa, ternyata tak berarti apa-apa bagi Fernando Torres di klubnya. Gagal menampilkan performa yang sebanding dengan harganya, Torres menjelma menjadi ‘kuncen’ bangku cadangan.
Torres tidak lagi menjadi pilihan utama pelatih Andre Villas-Boas (AVB) di lini depan The Blues. AVB lebih senang memainkan bomber muda, Daniel Sturridge, sang veteran Didier Drogba, atau minimal Salomon Kalou.
Alhasil, El Niño tak menjadi pilihan pertama…atau kedua. Tentu dengan status banderol 50 juta poundsterling dan juga status sebagai salah satu pemain dari tim jawara dunia dan Eropa, Torres merasa tak ada respek terhadapnya.
Memang diakuinya, selama ini dirinya bermain buruk dalam keterpurukan. Tapi Torres butuh kesempatan untuk bisa comeback. Kini, Torres menuntut respek dari klub dan pelatih, karena merasa dianggap bukan siapa-siapa lagi di dalam skuad.
“Performa saya memang tidak bagus selama ini, tapi saya juara dunia dan Eropa. Saya pantas mendapat respek lebih,” gumam Torres, sebagaimana dikutip Tribalfootball, Kamis (24/12/2011).
Kendati merasa berat, untuk terus menghuni bench, tapi bukan berarti Torres enggan mendukung perjuangan rekan-rekan lainnya di tengah lapangan.
“Sulit, berat rasanya hanya duduk di bangku cadangan, tapi saya menghormati semua pemain yang terpilih untuk bermain. Saya akan selalu memberi dukungan sambil berharap bisa kembali ke lapangan,” tutupnya.
(Randy Wirayudha)