LONDON - Mimpi buruk belum menjauh dari Chelsea. Setelah takluk 1-2 oleh Inter Milan pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, anak-anak asuh Carlo Ancelotti dipaksa menelan kekalahan kedua. Kali ini, Manchester City menjadi momok bagi klub London setelah mempermalukan Chelsea 4-2 di hadapan publik Stamford Bridge pada lanjutan Premier League, Sabtu (27/2/2010).
Drama sudah mewarnai laga sebelum wasit memulai pertandingan. Itu tidak lepas dari keputusan Roberto Mancini untuk menurunkan Wayne Bridge sebagai starter. Ini merupakan pertemuan pertama bek 29 tahun dengan kapten The Blues John Terry di lapangan setelah skandal yang melibatkan mantan kekasih Bridge. Kendati bisa diduga sebelumnya, namun Bridge tetap mengejutkan semua orang ketika menolak bersalaman dengan Terry sebelum memulai laga. Bridge langsung berjalan melewati Terry meski mantan kapten Timnas Inggris telah menjulurkan tangannya.
Sementara itu, Ancelotti menurunkan kiper Portugal Henrique Hilario untuk menggantikan posisi Petr Cech yang tengah dibekap cedera usai melakoni laga kontra Inter Milan di Giuseppe Meazza, tengah pekan lalu.
Tuan rumah berupaya keras menekan tamunya sejak laga digulirkan. Frank Lampard mencoba peruntungannya dengan melepaskan tendangan kencang dari jarak cukup jauh ketika pertandingan baru memasuki menit kelima. Sayang, bola masih melambung di atas mistar.
Di menit 12, kerjasama Nicolas Anelka dan Florent Malouda nyaris membuka keunggulan bagi The Roman Emperor. Bermula dari umpan silang Anelka dari luar kotak penalti, Malouda menyambut bola dengan tendangan first time. Namun, tendangan bintang Prancis pun belum mampu menjebol gawang yang dikawal Shay Given.
Bomber Pantai Gading Didier Drogba berpeluang menciptakan angka pertama bagi Chelsea ketika menyambut umpan silang Branislav Ivanovic di depan gawang. Lagi-lagi, upaya Chelsea belum membuahkan hasil setelah header Drogba melambung di atas mistar.
Tiga menit sebelum jeda, Lampard akhirnya mengakhiri kebuntuan. Lampard mencetak angka pertama bagi Chelsea setelah menerima umpan terobosan Joe Cole dan melepaskan tendangan kencang yang tak mampu dibendung Given. 1-0 untuk Chelsea.
Sayang, kegembiraan tuan rumah tak berlangsung lama. Memasuki injury time, City secara mengejutkan menyamakan kedudukan melalui Carlos Tevez. Bomber Argentina menggiring bola ke depan gawang Hilario dan dengan lihai mengelabui penjagaan Terry sebelum akhirnya menceploskan bola untuk membawa The Citizens mengejar ketinggalan.
Di babak kedua, City kian gencar menyerang. Memasuki menit 51, tim tamu berbalik mengungguli tuan rumah melalui Craig Bellamy yang sukses mengelabui Hilario dan melepaskan tendangan dari sudut sempit. 2-1 untuk The Citizens.
Mancini dan Ancelotti melakukan penyegaran dalam skuadnya dengan memasukkan pemain pengganti di menit 60. Don Carletto menurunkan Juliano Belletti dan Daniel Sturridge untuk menggantikan John Obi Mikel dan Joe Cole. Sementara, Mancio menarik mundur Adam Johnson untuk memasukkan Shaun Wright-Philliips.
Tevez berpeluang mencetak gol keduanya di menit 63 ketika mencoba mengejar bola di depan gawang Hilario. Namun, sebelum menyelesaikan upayanya, Terry berhasil mengamankan bola. Kedua pemain sempat terlibat adu mulut dan harus dipisahkan oleh wasit Mike Dean. Beruntung, Dean tidak mengeluarkan kartu untuk Terry maupun Tevez meski sempat terlihat merogoh sakunya.
Situasi berubah menjadi mimpi buruk bagi Chelsea setelah terpaksa bermain dengan 10 orang di menit 75. Belletti diusir dari lapangan setelah menjatuhkan Gareth Barry di kotak terlarang. Bukan itu saja, Chelsea pun kembali tertinggal setelah Dean menunjuk titik putih untuk tim tamu. Tevez yang ditunjuk sebagai eksekutor tanpa kesulitan membawa City unggul 3-1 atas Chelsea.
Baru lima menit berlalu, Chelsea kembali kehilangan pemainnya. Kali ini, gelandang Michael Ballack yang harus keluar dari lapangan usai menerima kartu kuning kedua akibat melanggar Tevez.
Dengan keunggulan pemain, City berusaha menekan John Terry dkk. Namun, di menit 84, City justru nyaris kebobolan melalui serangan Anelka di ujung kotak penalti. Beruntung, Given masih mampu mementahkan upaya striker Prancis.
Tiga menit kemudian, City memastikan kemenangan melalui Bellamy. Shaun Wright-Phillips memanfaatkan kelengahan punggawa Chelsea dan menggiring bola ke depan area penalti sebelum menggelontorkan umpan silang kepada Bellamy di depan gawang. Bellamy pun tak menemui kesulitan menceploskan bola ke gawang Hilario.
Chelsea akhirnya memperoleh gol hiburan melalui titik 12 pas di penghujung laga setelah Bellamy melanggar Anelka. Lampard menjadi eksekutor dan melakukan tugasnya dengan sempurna. Sayangnya, hingga lima menit perpanjangan waktu, Chelsea tak mampu mengejar ketinggalan dan harus menelan kekalahan kedua dalam kurun satu pekan.
(Defanie Arianti)