MANCHESTER - Kompetisi Premier League musim 2009/2010 cukup licin. Setiap tim berpotensi tergelincir dari posisi terbaik. Sir Alex Ferguson pun waspada demi mempertahankan harga diri dan nasib baik.
Diakui manajer Tim Setan Merah, kompetisi musim ini lain dari biasanya. Tentu saja, pendapat ini terkait dengan naik-turunnya performa United sepanjang paruh musim pertama.
Memasuki pekan 19, pasukan Old Trafford sudah menelan lima kekalahan dan sekali seri. Kendati demikian, mereka masih mampu bertengger di posisi runner up, terpaut empat poin dari Chelsea. Fergie sadar pihaknya masih punya peluang. Tapi untuk mewujudkannya, diperlukan kerja ektra keras.
Kontestasi Big Four musim ini terbilang berwarna, terutama setelah Aston Villa, Tottenham Hotspur dan Manchester City merangkak naik. Tak heran, gaffer kawakan ini mulai pasang strategi supaya tidak terjun bebas ditengah perebutan gelar.
"Musim yang tidak lazim," keluh Fergie seperti dilansir Goal.com, Sabtu (26/12/2009).
"Bahkan Arsene Wenger berani mengatakan, kita boleh saja kalah tujuh laga, yang penting tetap jadi juara liga," lanjutnya, "Sedangkan yang lain mengatakan, Anda masih bisa lolos empat besar meski kehilangan 41 poin musim ini."
"Saya tidak berani bertaruh. Akan sangat memalukan bila itu terjadi pada kami," terang Fergie, "Saya harus berjuang, juga menjamin, skuad kami tidak termasuk dari catatan macam itu."
(Devy Lubis)