MOSKOW - Guus Hiddink menegaskan kesetiaanya kepada Timnas Rusia. Ini dibuktikan saat dirinya dikabarkan telah menolak tawaran Korea Utara untuk menangani timnasnya pada Pial Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Ya, beberapa waktu Korea Utara memang dikabarkan telah mengajukan lamarannya untuk meminang Hiddink. Asosiasi sepakbola Korea Utara berharap banyak kepada Hiddink untuk mengantar Ahn Young-Hak dkk menciptakan hasil apik di pentas Piala Dunia pertamanya sejak 1966.
Sayang, tawaran tersebut gagal membuahkan hasil manis. Pasalnya, Hiddink dikabarkan menolak mentah-mentah tawaran tersebut. Seperti dilaporkan Goal, Rabu (16/12/2009), mantan pelatih Chelsea ini menolak karena "menghormati Federasi sepakbola Rusia.� Hiddink kabarnya ingin bertanggung jawab atas kegagalannya mengantar Skuad Beruang Merah ke Piala Dunia 2010, setelah takluk dari Slovenia di babak play-off.
Dengan penolakan ini, maka Hiddink praktis membuang peluangnya tampil berturut-turut di empat perhelatan Pial Dunia. Sebelumnya, pelatih asal Belanda ini telah tampil di tiga Piala Dunia secara beruntun. Pertama, kala mengantar negaranya Belanda menduduki posisi empat pada 1998, menorehkan tinta emas saat membawa tuan rumah Korea Selatan menembus posisi empat di Piala Dunia 2002.
Di Piala Dunia terakhirnya, pelatih 63 tahun ini sukses mengantar Australia menembus putaran kedua Piala Dunia 2006, Jerman. Sayang, The Socerroos gagal diantarnya menembus perempatfinal, setelah dikalahkan secara tragis oleh sang juara Italia melalui gol penalti Francesco Totti yang berbau kontroversi.
(Achmad Firdaus)