LONDON - Semua orang memiliki cara berbeda merayakan kemenangan. Namun, cara Guus Hiddink melakukan selebrasi kemenangan Chelsea pada final FA Cup akhir pekan lalu membuatnya terancam dikenakan sanksi denda. Mengapa?
Hiddink berhasil mempersembahkan satu trofi untuk klub yang dibesutnya sejak Februari lalu. The Blues mengangkat trofi FA Cup usai melibas Everton pada perhelatan paling tua Inggris, Sabtu (30/5/2009). Hasil ini menjadi kado perpisahan manis bagi Hiddink yang akan kembali membesut Timnas Rusia musim depan.
Untuk merayakan kesuksesan Frank Lampard dkk, pelatih asal Belanda itu kemudian menyalakan cerutu di ruang ganti Stadion Wembley, tempat berlangsungnya laga. Sialnya, aksi pelatih 62 tahun itu rupanya tertangkap kamera dan spekulasi bahwa dirinya akan dikenakan denda pun mulai merebak.
Sebagaimana dilansir Daily Mail, Senin (1/6/2009), tindakan Hiddink itu melanggar peraturan pemerintah Inggris Raya yang melarang keras tindakan merokok di fasilitas publik dan bekerja. Para pelanggar akan dikenakan denda sebesar 50 pounds, atau 30 pounds jika dibayar dalam waktu 15 hari.
Namun, Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) disebut-sebut bisa dikenakan sanksi hingga 2.500 pounds karena memperbolehkan Hiddink menyalakan cerutu di Wembley.
(Defanie Arianti)