TOKYO - Jepang sukses menggelar Piala Dunia 2002, ketika menjadi tuan rumah bersama Korea Selatan. Kesuksesan itu tak serta merta membuat Jepang puas. Negeri Matahari Terbit ini ingin kembali menggelar Piala Dunia pada 2018.
Setelah Badan Sepakbola Dunia (FIFA) mengumumkan jika peluang terbuka bagi siapa saja yang ingin mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018, beberapa negara langsung berniat mengajukan penawaran. Salah satunya adalah Jepang.
FIFA baru saja menghapus sistem giliran tiap benua, sebagai penyelenggara Piala Dunia. Artinya, sekarang tuan rumah tidak didasarkan dengan tuan rumah sebelumnya. Misalnya, setelah Jerman menjadi Piala Dunia 2006, negara Eropa lainnya bisa menggelar Piala Dunia 2010. Tidak harus menyeberang ke benua lain.
"Kebijakan baru tentang tuan rumah telah dikeluarkan FIFA. Berarti semua negara dipersilahkan mengajukan tawaran. Jepang juga akan melakukan hal serupa," jelas presiden Asosiasi Sepakbola Jepang (JFA) Motoaki Inukai usai final Piala Dunia Antarklub 2008.
Presiden JFA itu tak khawatir dengan penawaran Tokyo sebagai kandidat Olimpiade Musim Panas 2016. "Jika Tokyo menggelar Olimpiade, itu akan membantu memperbaiki stadion dan pusat latihan," lanjut Inukai seperti dilansir Goal, Selasa (23/12/2008).
(Azwar Ferdian)