ZURICH - Judi ilegal dan pengaturan hasil pertandingan memiliki peluang lebih besar mengahncurkan sepakbola dibanding kerusakan yang ditimbulkan doping. Demikian pendapat para pakar taruhan FIFA.
"Ini adalah ancaman besar.. dalam kasus khusus sepakbola bahkan bisa lebih besar dari doping karena persepsi yang ditinggalkannya dalam benak publik," kata Detlev Zenglein, analis Early Warning System (EWS) yang dibentuk FIFA untuk memonitor pola taruhan.
"Setiap saat ada rumor yang menancap di kepala orang-orang dan mengurangi antusiasme mereka kepada olahraga karena mereka berpikir telah dicurangi," lanjut Zenglein pada kongres di markas FIFA di Swiss.
Menurut EWS, judi ilegal bisa mengeruk sekira 100 miliar dari perkiraan USD350 miliar pendapatan total bursa taruhan di seluruh dunia. Judi ilegal ini menurut EWS banyak berkembang di negara-negara Asia.
"Kami harus mengingatkan publik agar waspada bahwa di Asia ada yang sedang terjadi yang menyerang integritas olahraga," katanya seperti diambil dari AP, Selasa (11/11/2008).
(Tb Al Amin Nurdi)