MALANG—Banyaknya pemain yang menganggur selama paruh musim Indonesia Super League (ISL), membuat Arema Cronous mengambil pilihan logis. Sejumlah pemain dilepas ke klub lain dengan status pinjaman untuk memberikan kesempatan bermain di kompetisi.
Arema melakukan 'cuci gudang' dengan berencana melepas setidaknya tujuh pemain sekaligus. Pemain tersebut adalah Johan Alfarizi, I Made Wardana, Yericho Christiantoko, Muhammad Ridhuan, Joko Sasongko, Reza Mustofa serta Qischil Gandruminny.
Pemain yang bsudah pasti meninggalkan Stadion Kanjuruhan adalah Johan Alfarizi yang bergabung dengan Persija Jakarta. Sedangkan pemain lain masih tahap negosiasi. Joko Sasongko dan Qischil Gandruminny sedang bernegosiasi dengan Persegres Gresk United untuk peminjaman hingga akhir kompetisi.
Sedangkan Reza Mustofa dan Yericho berencana memperkuat Persiba Balikpapan dengan status serupa. Khusus untuk Muhammad Ridhuan, belum ada keputusan apakah pemain ini dipinjaman atau dilepas, walau sudah ada peminat yakni Persija Jakarta dan Mitra Kukar.
“Mereka tidak dijual. Semua berstatus pinjaman karena masih terikat kontrak antara 2-3 musim bersama Arema, kecuali Ridhuan yang masih kami pertimbangkan lagi. Kami ingin mereka mendapatkan kesempatan lebih banyak di kompetisi bersama klub lain,” terang General Manager Arema, Ruddy Widodo.
Pilihan itu menurutnya sudah melalui pertimbangan matang dengan staf pelatih. Mengingat tim terlalu gemuk dan banyak pemain yang tidak mendapatkan kesempatan di tim reguler, maka Arema memilih opsi meminjamkan ke klub lain. “Dengan catatan mereka mendapat posisi utama di klub yang meminjam,” tambah Ruddy.
Johan Alfarizi misalnya, memilih Persija karena posisi bek sudah penuh sesak. Berposisi sebagai full back kiri, dia harus kehilangan posisi karena di sana ada Thierry Gathuessi dan Benny Wahyudi. Lini tengah juga menyuguhkan persaingan sangat ketat, sedangkan rotasi terbatas nama-nama tertentu.
Selama ini yang nongol di lapangan tengah adalah Egi Melgiansyah, Gede Sukadana, Hendro Siswanto dan Dedi Kusnandar. Joko Sasongko yang di awal musim sempat menjadi pilihan utama, belakangan mulai hilang dari peredaran karena stabilnya Hendro Siswanto cs.
Sedangkna Qischil dan Reza Mustofa harus terpinggir karena di posisi gelandang serang ada Kayamba Gumbs, Sunarto, Dendi Santoso yang menjadi pilihan pelatih Rahmad Darmawan.
“Kami sudah memiliki pemain yang cukup sampai akhir kompetisi. Jadi peminjaman ini tidak akan memengaruhi kebutuhan tim,” lanjut Ruddy.
Masih membingungkan adalah status Muhammad Ridhuan. Gelandang asal Singapura tersebut belum memberikan kontribusi berarti musim ini dan baru turun dua kali sebagai starter. Arema sebenarnya berhasrat memberikan kesempatan lagi bagi Ridhuan untuk membuktikan kemampuannya.
“Ada beberapa pilihan, bisa saja dia dipinjamkan atau diputus kontraknya. Kami sendiri sebenarnya masih ingin memberikan kesempatan di putaran kedua nanti. Tapi semuanya tergantung kondisi dan kemauan pemain sendiri,” tandas Ruddy Widodo. Arema sendiri juga tidak lepas dari rumor perekrutan pemain anyar.
Sejumlah pemain asal negeri seberang sempat dihubungkan dengan Singo Edan, di antaranya Baddrol Bachtiar (Malaysia), Teerasil Dangda (Thailand), serta Yasushito Endo (Jepang). Jika salah satu dicomot, maka Arema harus melepas Ridhuan untuk memberi tempat bagi pemain baru.
(Randy Wirayudha)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.