Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Juve Rela Menunggu Demi Llorente

Anang Fajar Irawan , Jurnalis-Minggu, 20 Januari 2013 |13:08 WIB
Juve Rela Menunggu Demi Llorente
Fernando Llorente Torres - Athletic Bilbao (Foto: Reuters)
A
A
A

TURIN - Jawara Serie A, Juventus semakin yakin bisa menggaet salah satu targetnya saat ini, Fernando Llorente dari Athletic Bilbao meski harus menunggu hingga pertengahan tahun ini.
 
pemain bernama lengkap Fernando Llorente Torres ini menjadi target Juventus dalam upaya meningkatkan daya dobrak lini depan sejak musim panas lalu. Sebelumnya, pemain sekaliber Edinson Cavani, Fernando Torres, Luis Suarez, dan Robin van Persie telah menjadi bidikan Juve selama bursa transfer tahun lalu.
 
Dikatakan Direktur Olahraga Juventus FC, Giuseppe Marotta, hingga saat ini, La Vecchia Signora –julukan Juventus- memang masih menantikan kehadiran penyerang asal Spanyol tersebut dan akan rela menunggu Llorente hingga akhir musim.
 
“Saya tidak menyangkal bahwa memang saat ini kami masih menginginkan dia (Llorente) dan kami akan membicarakan ini hingga tahap lebih lanjut,” ucap Marotta, seperti dikutip The World Game, Minggu (20/1/2013).
 
“Saya sangat optimistis kami akan mendapatkan Llorente meski kami harus menunggu hingga 1 Juli,” tambahnya.
 
Lebih jauh, pria yang kerap disapa Beppe ini juga menegaskan bahwa Juvevtus tidak akan menjual pemain andalannya, Arthuro Vidal ke klub yang dikabarkan saat ini tengah mengincarnya, Real Madrid dan Bayern Munich.
 
“Kami memang telah menerima beberapa penawaran dari banyak klub yang menginginkan pemain kami. Tetapi, saat ini kami hanya ingin membeli pemain, bukan untuk menjual,” tandasnya.

(Achmad Firdaus)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement