Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Januari 2013, Liga Apacinti Topskor U-15 Digelar

Windi Wicaksono , Jurnalis-Sabtu, 08 Desember 2012 |17:26 WIB
Januari 2013, Liga Apacinti Topskor U-15 Digelar
A
A
A

JAKARTA - Bukan rahasia lagi kalau pembinaan dan pengembangan sepakbola sejak usia muda sangat penting untuk menambah jam terbang para pesepakbola muda berbakat. Kompetisi yang berkesinambungan untuk para pesepakbola usia muda amat dibutuhkan, sebelum mereka ke jenjang usia yang lebih tinggi.
 
Yayasan Akademi Sepakbola Inti Olah Prima (ASIOP) Apacinti bersama Harian Topskor siap menggelar kompetisi kelompok usia muda. Jenjang usia di bawah 15 tahun yang menjadi sasaran utama kompetisi bertajuk Liga Apacinti Topskor U-15 ini.
 
Ketua pelaksana kompetisi Liga Apacinti Topskor U-15, Yeyen Tumena menyatakan, kompetisi akan digulirkan mulai 13 Januari 2013 di Lapangan A Komplek Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta dan akan berlangsung selama enam bulan.
 
"Latar belakang kompetisi kelompok U-15 adalah karena ini masa krusial di mana nantinya usia itu berkesinambung dengan level Timnas usia U-16," terang Yeyen kepada wartawan di kantor pengelola Yayasan ASIOP-Apacinti, Sabtu (8/12/2012).
 
Ada delapan peserta Liga Apacinti Topskor U-15 yang berasal dari Sekolah Sepak Bola di Jabodetabek dan Bandung di antaranya, ASIOP-Apacinti, UNI Bandung, Jakarta Football Acadeny, Villa 2000, Tunas Patriot, Pelita Jaya, Benteng Muda dan Persigawa.
 
Tim-tim yang mendaftar dikenakan biaya dua juta rupiah, dan menyetor dana dua juta rupiah lagi untuk bank guarantee. Pihak pelaksana juga tidak mau mengumumkan jumlah hadiah di awal kompetisi untuk menjaga motivasi dan semangat para pemain agar lepas saat bertanding.
 
"Kita ada yang namanya bank guarantee. Ini untuk menjaga komitmen peserta saat kompetisi berlangsung, agar tidak ada yang tiba-tiba memutuskan mundur. Bank guarantee bisa diambil seusai kompetisi, dan bisa digunakan untuk pendaftaran kompetisi tahun depan," jelas Yeyen.
 
"Seringnya terjadi perkelahian atau pencurian umur adalah karena adanya hadiah. FIFA sendiri menginstruksikan tidak ada hadiah dalam kompetisi usia muda. Hadiahnya tetap ada, tapi kami mengumumkan hadiahnya nanti," paparnya.
 
Sementara itu, Direktur ASIOP, Ade Prima Syarif mengatakan, pihaknya berharap muncul bakat-bakat terbaik dalam kompetisi ini, yang nantinya bisa berguna untuk membantu PSSI dalam menyusun Timnas Indonesia di masa depannya.
 
"Kita ingin kompetisi ini berkelanjutan, bukan hanya tahun ini saja, tapi juga di tahun-tahun mendatang," ujarnya.
 
Liga Apacinti TopSkor U-15 akan menggunakan format kompetisi penuh, dan bermain setiap dua pekan sekali. Tim yang juara ditentukan berdasarkan raihan poin tertinggi di kompetisi ini. Durasi waktu pertandingan adalah 2x35 menit, sesuai peraturan AFC untuk laga usia muda.
 
Pihak pelaksana Liga Apacinti Topskor U-15 juga mengundang Pelatih Timnas U-17, Indra Sjafri dan Pelatih Timnas U-13, Maman Suryaman untuk memantau laga demi mencari bakat-bakat terbaik dalam kompetisi ini.

(Rintani Mundari)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement