JAKARTA - Di Indonesia, ada kesulitan melihat database dan prestasi seorang pemain sepakbola. Tak adanya statistik membuat perkembangan pemain, khususnya sejak usia dini sulit untuk dipantau.
Namun, kini Asosiasi Sekolah Sepakbola Indonesia (ASSBI) mendapat dukungan dari PT XL Axiata berupa pembangunan dan pengoperasian Sistem Informasi Terpadu Sekolah Sepakbola (Sifoster SSB) selama 5 tahun.
Dalam penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Understanding yang digelar hari ini (21/11/2012), Ketua Umum ASSBI, Taufik Jursal Effendi sangat antusias menyambut adanya kerjasama tersebut. Menurut Taufik, konsep Sifoster SSB telah lama diinginkan oleh ASSBI.
"Sistem informasi ini akan banyak manfaatnya untuk pembinaan atlet sepakbola," ujar Taufik kepada wartawan dalam konferensi pers Launching Program Pembinaan Atlet Sepakbola Berbasis Teknologi Informasi, di Jakarta, Rabu (21/11/2012).
"Sejauh yang kami ketahui, sistem informasi ini adalah yang pertama hadir di dunia sepakbola Indonesia," lanjutnya.
Vice Presiden Enterprise & Carrier PT XL Axiata, Titus Dondi, menyatakan, pihaknya berkomitmen dalam kemajuan sepakbola Indonesia dan berharap adanya kerjasama dengan ASSBI mendukung pengembangan prestasi sepakbola Tamah Air.
"Kami sangat menyambut gembira kerjasama dengan ASSBI. Melalui pemusatan data siswa dan pemutakhiran yang akan dilakukan secara berkala oleh semua pengurus SSB, ASSBI akan mudah melakukan monitoring data dan prestasi siswa," terang Titus.
Sistem informasi terpadu Sifoster SSB adalah sebuah sistem pengelolaan data digital tentang prestasi siswa yang telah dikembangkan XL Sistem ini kemudian dikembangkan secara khusus untuk mengelola data digital para peserta didik di sekolah sepakbola yang tergabung dalam ASSBI.
(Fitra Iskandar)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.