MADRID – Panggung La Liga tak lama lagi akan disuguhkan duel yang paling dinanti, El Clásico jilid 250 antara Barcelona dan Real Madrid, pada Senin dini hari mendatang. Episode kali ini yang jatuh di jornada ke-34, menjadi penting artinya sebagai duel penentu gelar La Liga musim ini.
Dari sekian kali sajian duel yang juga berjuluk El derbi Español sejak 17 Februari 1929 itu, banyak menyimpan fakta-fakta dan insiden yang unik, fantastis, dramatisasi, hingga hal-hal mengerikan.
Menilik rekor pertemuan, Los Cules mengoleksi 104 kemenangan, sementara Los Blancos mengecap 90 dan hasil imbang terlahir sebanyak 55 kali. Itu hanya sebagian kecil statistik keduanya. Lantas, bagaimana dengan ensiklopedia dari A-Z dari duel panas tersebut? Sebagaimana dirangkum Goal.com, Kamis (19/4/2012), inilah beragam fakta unik El Clásico yang sudah terjadi selama 249 kali itu.
A: Abidal’s Memorable Clásico Comeback
Éric Abidal yang kini baru melewati operasi transplantasi liver, sebelumnya harus menjalani operasi pengangkatan tumor di livernya, pada Maret 2011 lalu. Laga kembalinya Abidal, terjadi saat menit-menit akhir saat menjadi pemain pengganti, saat Barca bermain imbang 1-1 melawan Madrid di leg kedua semi final Liga Champions, musim lalu.
B: Bernabéu Standing Ovation
Dari sekian banyak jugador Barcelona yang melawat ke kandang Madrid – Estadio Bernabéu, hanya terdapat satu nama yang dinilai pantas mendapat aplaus spesial dari publik sang rival. Dialah Ronaldinho yang mencetak dwigol saat Blaugrana menghajar Madrid 3-0, pada tahun 2005. Ronaldinho bergabung dalam daftar kehormatan publik Madaridista setelah Diego Maradona dan Alessandro Del Piero yang berkesempatan mendapat kehormatan serupa.
C: Cristiano Ronaldo First Goal vs Barca
Setelah enam kali percobaan Ronaldo gagal, akhirnya gol perdana sang mega bintang, terhadi pada 16 April 2011. Kala itu, Madrid bermain imbang 1-1 di Santiago Bernabéu. Hingga kini, Ronaldo sudah mengoleksi empat gol ke gawang Barca, termasuk gol emasnya di final Copa del Rey, tahun lalu.
D: Di Stefano’s 18 Goal
Legenda Real Madrid – Alfredo Di Stefano masih boleh berbangga hati. Rekornya yang mencapai titik 18 gol dalam duel El Clásico, masih bergeming. Di Stefano melahirkan gol-golnya dari berbagai kancah, mulai dari La Liga (14 gol), Copa del Rey (2 gol) dan Champions League (2 gol).
E: 11-1
Kemenangan terbesar di duel keras ini tercatat terjadi pada leg kedua Copa del Generalisimo (kini Copa del Rey) tahun 1943. Kala itu Madrid yang kalah di leg pertama (0-3) membalas sang rival, 11-1, yang merupakan margin terbesar sepanjang sejarah duel Madrid-Barca.
F: First Barca to Madrid Transfer
Sejarah mencatat, transfer pertama kali yang terjadi di antara kedua super power La Liga itu, terjadi 110 tahun silam. Tepatnya pada Mei 1902, dengan mengantarkan nama Alfonso Albéniz dari Barcelona yang pindah ke kubu musuh. Sementara dari pihak Madrid yang hijrah ke Barca, nama pertama tercatat adalah Luciano Lizarraga di tahun 1905.
G: Goal Scoring Records
Dengan raihan 107 gol di La Liga selama ini, Madrid hanya butuh sebiji gol lagi untuk mendaulat diri sebagai klub dengan perolehan gol terbanyak di satu musim. Barcelona sendiri pernah berada di situasi yang sama, saat menembus 105 gol (sebelumnya 96 gol). Sementara dua bintang mereka, Ronaldo dan Lionel Messi, sudah mencatatkan diri di rekor La Liga dengan raihan 41 gol masing-masing musim ini.
H: Head to Head Madrid vs Barca
Barca dan Madrid telah bertemu sebanyak 217 kali di kancah resmi (249 non-resmi) di semua arena. Di catatan sejarah, Madrid mendulang 404 gol ke gawang Barca, sebaliknya sebanyak 432 gol sudah dilayangkan Barca ke jaring Madrid.
I: Iniesta Anti-Madridista
Sebelumnya Andrés Iniesta dikenal sebagai sosok yang sederhana dan low-profile. Tapi Iniesta pernah disebut sebagai pemain Anti-Madrid oleh pers Katalan, saat menanggapi kebijakan transfer Madrid yang hanya ingin merekrut pemain dengan karakter high-profile. Komentarnya bermaksud menyindir kebijakan presiden Madrid saat itu – Florentino Pérez, yang ingin membangun tim Galaksi di ibukota.
J: Johan Cruyff’s Dream Team
Legenda Barca – Johan Cruyff bisa jadi merupakan sosok paling sensasional sebelum eksisnya Lionel Messi. Di tahun 1974 sebagai pemain, dia membantu Barca membantai Madrid 5-0 di Bernabéu. Sementara saat memandu dream team-nya di tahun 1994, Cruyff kembali membuat Madrid menelan kekalahans serupa di kandang. Ironisnya, setahun kemudian, skor yang sama terjadi di Madrid, tapi kali ini Barca yang keok.
K: Karim Benzema’s 22 second mark
Dalam sejarah El Clásico, catatan gol tercepat yang bertahan begitu lama dipecahkan Karim Benzema pada 10 Desember 2011 silam. Benzema mencetak gol lewat tendangan voli saat waktu masih berada di titik 22 detik. Sebelumnya sejarah mendaftarkan nama duo Madrid – Enrique dan Giovani Mateos serta Francisco Carrasco dari Barca yang mencetak gol di menit pertama.
(Randy Wirayudha)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.