Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemain & Pelatih Berharap FIFA Tidak Berikan Sanksi Berat

Decky Irawan Jasri , Jurnalis-Senin, 26 Maret 2012 |18:44 WIB
Pemain & Pelatih Berharap FIFA Tidak Berikan Sanksi Berat
Skuad Timnas SEA Games 2011.(foto:Heru Haryono/okezone)
A
A
A

 JAKARTA - Masa depan persepakbolaan Indonesia ada diujung tanduk. FIFA akan segara mengambil keputusan terkait konflik berkepangangan sepak bola Tanah Air. Harapan agar sanksi berat tidak terjadi, disampaikan baik pemain dan pelatih Indonesia.
 
Persepakbolaan Indonesia bisa diibaratkan tinggal menunggu vonis dari federasi sepak bola tertinggi dunia tersebut. Karena Senin ini, FIFA dijadwalkan menggelar sidang Komite Asosiasi FIFA di Zurich, Swiss. Dan masalah konflik berkepanjangan yang sama ini mewarnai sepak bola Indonesia, akan dibahas didalamnya.
 
Ada tiga kemungkinan langkah yang akan diambil FIFA untuk kelanjutan masa depan persepakbolaan Indonesia di kancah internasional. Pertama,sanksi akan dijatuhkan kepada sepak bola Tanah Air. Kedua,sepak bola Indonesia akan diambil alih Komite FIFA. Atau, kemungkinan terakhir, PSSI tetap diminta menyelesaikan masalah rumah tangganya sendiri.
 
Ya, harapan agar sanksi pertama atau terberat tidak dilayangkan FIFA kepada sepak bola Tanah Air, diharapkan salah satu punggawa tim nasional (timnas) Indonesia, Ferdinand Sinaga. Penyerang Semen Padang ini meminta, semua pihak bisa duduk bersama. Bisa satukan pemikiran demi menyelematkan nasib persepakbolaan Indonesia dikancah internasional.
 
"Tentu harapan kita semua, jangan diberikan sanksi terberat. Karena jika FIFA berikan sanksi hukuman dan paling cepat hukuman itu berjalan dua tahun, tentu akan sangat merugikan persepakbolaan Indonesia. Mau dibawa kemana sepak bola kita, jika konflik tidak juga terselesaikan," ungkap Ferdinand.
 
Bomber kelahiran Bengkulu, 23 tahun silam ini juga meminta, kepada kedua kubu yang berkonflik bisa duduk bersama mencari solusi. Karena dengan solusi terbaik lah, Ferdinand merasa nasib-nasib para pesepakbola Indonesia bisa kembali terselamatkan. Di mana menurut pemain bernama lengkap Ferdinand Alfred Sinaga ini, pemain-pemain muda Indonesia sedang mengalami perkembangan.
 
"Dampak besar tidak hanya akan diterima pemain-pemain berstatus timnas, tapi juga untuk semua pemain di Indonesia. Apalagi saat ini, generasi-generasi muda sepak bola Indonesia sedang dalam prestasi yang cukup bagus," tutur mantan punggawa Persiwa Wamena tersebut.
 
Tidak hanya Ferdinand, mantan pelatihnya di timnas U-23, Rahmad 'RD' Darmawan, juga mengamini apa yang disampaikannya. Pelatih yang bahu membahu bersama Ferdinand dkk saat meraih medali perak SEA Games 2011 menegaskan, jika permasalahan saat ini adalah konflik paling parah selama dirinya berkarier di persepakbolaan Indonesia.
 
"Ini perpecahan yang sangat luar biasa, semoga FIFA bisa berikan keputusan paling baik untuk sepak bola Indonesia. Karena sama-sama kita melihat, saat ini perpecahan terjadi di kompetisi, klub, pengprov, dan saat ini perpecahan sudah sampai ke PSSI sebagai induk dari organisasi sepak bola kita," papar ayah dua orang anak tersebut.
 
Selain harus duduk bersama mencari solusi, RD meminta kepada pihak-pihak pengambil keputusan, untuk menghargai sebuah perbedaan. Bagi mantan pemain dan pelatih Persija Jakarta ini meminta, jangan pihak yang terlihat menyuarakan perbedaan malah dikeluarkan dari sistem yang ada.
 
"Perbedaan adalah warna, jadi jangan dianggap perbedaan malah dijadikan penghalang. Perbedaan itu, malah harus dihormati, dihargai semua pihak. Jika ada keputusan yang merugikan Indonesia, tidak hanya pemain, pelatih, dan pihak-pihak terkait yang dirugikan. Tapi kita juga mematikan mimpi-mimpi pecinta sepak bola Indonesia yang berharap besar persepakbolaan kita berprestasi," terang RD.
 
Tidak hanya Ferdinand dan RD yang meminta agar konflik segera dihentikan, pelatih timnas U-21 dan U-22 Widodo C Putro, juga menyerukan hal yang sama. Buatnya, solusi terbaik adalah, bagaimana caranya kedua belah pihak yang berseteru bisa menyelesaikan masalah-masalah secara kekeluargaan.
 
"Saya tidak bisa bicara banyak. Saya hanya berharap, sepak bola kita bisa kembali tenang. Jalan-jalan terbaik untuk bersama bisa ditempuh dengan benar. Semua tentu untuk persepakbolaan Indonesia kedepan," terang Widodo.

(Fitra Iskandar)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement