LONDON – Pemain Fulham, John Arne Riise membantah pernyataan Arsene Wenger yang menyatakan bahwa pemain Fulham sengaja melakukan skenario agar Johan Djourou dapat kartu kuning kedua. Riise menyatakan bahwa yang dilakukan oleh timnya sudah benar hingga bisa meraih kemenangan 2-1.
Seperti diketahui, Arsenal gagal meraih tiga poin saat bertandang ke markas Fulham. Pelatih Arsenal, Arsene Wenger pun menuding kekalahan tersebut dikarenakan diusirnya Djourou oleh wasit Lee Probert.
Tidak hanya itu, Wenger menilai Fulham telah melakukan skenario agar pemainnya mendapatkan kartu kuning keduanya dengan memainkan Kerim Frei. Namun, Riise menyangkal pernyataan itu semua.
“Kita tidak akan pernah melakukan hal semacam itu. Kita cukup paham pemain kuat seperti Kerim dan memberikan bola padanya, membuat ia berhadapan satu lawan satu serta melihat apa yang bisa ia lakukan,” ujarnya seperti dikutip ESPN, Kamis (5/1/2012).
“Itu adalah taktik kami, tapi kita tidak pernah bermain dengan tujuan membuat pemain lawan dikartu merah oleh wasit. Itu tidak fair play dan kita jelas tidak akan melakukan hal tersebut,” sambungnya.
Riise sendiri menilai seharusnya Djourou mendapatkan kartu kedua sebelum kejadian itu terjadi, pasalnya ia melihat Djourou telah melakukan banyak tekel sebelumnya. Walaupun, ia sadar setiap tim pasti akan kesulitan jika kekurangan pemain.
"Saya pikir ia telah melakukan tiga tekel dalam waktu singkat, jadi kartu merah itu keputusan yang tepat dari wasit," ujarnya.
"Saya rasa sebelum kartu merahnya kami sudah bermain baik, menekan mereka namun tak bisa mendapatkan gol. Ketika mereka kehilangan seorang pemain, Anda tahu itu akan sulit untuk mereka dan kita mendapatkan energi lebih untuk lakukan serangan," tandasnya.
(Achmad Firdaus)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.