Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wim Tutup Kuping Soal Politik PSSI

Randy Wirayudha , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2011 |13:31 WIB
Wim Tutup Kuping Soal Politik PSSI
Wim Rijsbergen.(foto:Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Kisruh sejumlah persoalan di tubuh PSSI, ternyata tak menggangu persiapan pelatih timnas, Wim Rijsbergen, untuk terus mengasuh skuadnya. Wim menyatakan, tak ingin turut campur dan memperdulikan hal-hal yang berbau politik, terlebih disangkutpautkan ke dalam tubuh tim.
 
“Saya tidak ada masalah dengan itu, Saya tidak tahu menahu dan tidak ingin tahu soal politik. Setelah pertandingan melawan Bahrain, saya langsung terbang ke Belanda. Saya juga tidak akan menanggapi apa yang ada di media selama ini,” ucap Wim kepada wartawan di Hotel Atlet Century, Jakarta, Senin (10/10/2011).
 
“Banyak hal yang terjadi di sini. Yang saya tahu, PSSI sedang dalam proses untuk ke kembali berjalan. Tapi saya hanya pelatih, dan tidak ingin terlibat ke dalam politik organisasi,” katanya lagi.
 
Sementara, timnas sedang melakukan persiapan serius, jelang laga yang menentukan, melawan Qatar, besok malam. Meski begitu, Wim tak merasa dalam tekanan. Dia akan tetap menerapkan strategi ofensif penuh, demi menjaga kans Indonesia.
 
“Saya tidak merasakan adanya tekanan, meski kami akan menghadapi tim yang lebih baik, menurut peringkat FIFA. Malah, laga ini akan menjadi kesempatan untuk para pemain, untuk berlaga di level tinggi Asia seperti ini,” sambung Wim.
 
“Saya seperti pelatih Belanda kebanyakan, saya akan tetap menyerang, tak peduli bagaimana kansnya. Kami hanya akan memainkan permainan kami sebaik mungkin,” tutupnya.

(Fitra Iskandar)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement