BOGOTA - Pelatih Kolombia, Eduardo Lara menyambut gembira pencapaian timnya yang melaju ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA U-20. Meski begitu, dia mengaku mengalahkan Mali merupakan pekerjaan yang sulit.
Kemenangan penting Kolombia atas Mali menjadi sebuah hal berharga bagi tim tuan rumah, demi menjaga gengsi oleh pendukungnya. Eduardo mengaku kesulitan menghadapi tim underdog seperti Mali. Pasalnya, tim asal Afrika tersebut sedang berada dalam tekanan karena sebelumnya di pertandingan pertama mereka takluk atas Korea Selatan 0-2.
“Mali menunjukkan kepada kami bahwa mereka bermain tertutup dan menyebabkan kesulitan menembus pertahanan Mali, “ ujar Eduardo Lara seperti dikutip situs resmi FIFA, (3/8/2011).
Terbukti meski unggul 1-0 di babak pertama, Kolombia baru bisa menegaskan kemenangan mereka menjelang babak kedua berakhir, itupun melalui tendangan penalti yang dilakukan oleh James Rodriguez menit ke-91.
Sedangkan pada pertandingan selanjutnya, Kolombia akan menghadapi Korea Selatan. Partai ini juga menjadi partai penentu bagi Korea Selatan guna memastikan apakah mereka lolos ke babak selanjutnya atau angkat koper. Meski sudah dipastikan lolos, Eduardo pun tak tinggal diam menghadapi Negeri Gingseng tersebut.
“Kami akan memperlajari dengan cermat Korea Selatan, tapi saya sudah tahu mereka bermain sangat cerdas. Kami telah mempersiapkan diri dengan baik,” pungkasnya.
(Fitra Iskandar)