Foto:Miguel Angel Lotina menghibur anak asuhnya setelah dipastikan bakal terdegradasi musim depan (Getty Images)
LA CORUNA – Hanya tatapan kosong yang terlihat dari sorot mata pelatih Deportivo La Coruna, Miguel Angel Lotina. Mungkin, di akhir pekan ini juga Lotina menjadi individu yang paling bertanggung jawab atas terdegradasinya, Super Depor dari pentas La Liga.
Kekalahan 0-2 yang didapat saat menjamu Valencia di Estadio Municipal de Riazor membuat Deportivo terjerembab ke peringkat 18. Itu artinya, musim depan Deportivo akan berkiprah di kancah Segunda Division.
Maklum saja bila Deportivo tersingkir dari salah satu liga terbaik saat ini, mencermati hasil yang didapat dalam 10 laga terkahir di mana mereka meraih tiga kemenangan dengan empat kekalahan di ajang La Liga.
Menurut Lotina, tersingkirnya Deportivo tidak lepas dari faktor keberuntungan yang tidak memihak mereka. Ditemui selepas laga kontra Valencia, Lotina mengatakan. “Untuk meringkas apa yang terjadi hari ini, saya berpikir kami tidak beruntung. Baik fans dan pemain tidak layak untuk terdegradasi. Dengan 43 poin kami akan bermain di Divisi II. Saya tidak berpikir, ini pantas bagi kami,” keluh Lotina sebagaimana dikutip Goal, Minggu (22/5/2011)
“Nasib buruk dan situasi menjadi penyebab utama menurunnya kami. Segala sesuatunya di bulan lalu tidak sesuai harapam kami. Hanya lebih dari sebulan lalu kami mengantongi 42 poin dan kami pikir, kami aman. Kami tidak memiliki setetes keberuntungan,” sambung Lotina bertanya-tanya mengapa dewi fortuna selalu menjauh dari timnya.
Lotina yang berjiwa kstaria pun menyatakan dialah orang yang paling bertanggung jawab atas terdegradasinya Deportivo. Namun, dia tetap meminta dukungan penuh dari segenap elemen klub untuk kembali membawa Deportivo kembali ke panggung La Liga.
“Saya mengambil banyak tanggung jawab. Yang kami butuhkan sekarang adalaha dukungan penuh dari seluruh klub untuk kembali ke Divisi pertama sesegera mungkin. Setiap orang yang telah mensupport kami dengan besar sangat sulit saat kami memulai musim di Segunda Division,” tandas Lotina lirih.
(edo)