BARCELONA – Jose Mourinho menilai Barcelona tak bisa bersikap fair play, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Kedatangan Inter Milan ke Barcelona guna melakoni leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (29/4/2010) mendapat teror dari fans Barcelona. Bahkan, Gerard Pique sesumbar akan membuat Camp Nou lebih angker untuk Inter Milan.
Ternyata, menurut Mourinho bukan hanya fans dan pemain Barca yang melakukan teror, seluruh warga Catalan, termasuk polisi juga dianggap tak bisa menerima kemenangan I Nerazzurri.
Tapi, kenyataan berkata lain. Interlah yang berpesta di hadapan ribuan suporter Barca. Meski kalah 0-1, namun I Nerazzurri tetap melenggang ke final berkat agregat gol 3-2.
“Lionel Messi adalah Messi. Dia pemain bertalenta luar biasa, berasal dari planet lain, tapi sama seperti yang lain dia tak tampil dengan kekuatannya,” tegas The Special One.
“Seharusnya ditunjukkan kualitas dan fair play, tapi saya tak melihat itu semua baik di dalam maupun di luar lapangan,” ketus Mourinho
“Kami tak bisa tidur pukul 4 pagi karena banyak yang menyalakan kembang api di luar hotel. Kami menelpon polisi jam 11 dan mereka baru tiba jam 3.30,” lanjut mantan pelatih Chelsea itu.
“Seorang pemain sekelas Samuel Eto’o yang sering datang ke sini, ditegur pihak polisi lantaran tak membayar pajak sejak 2005,” tukas Mourinho, seperti dikutip Football-Italia, Kamis (29/4/2010).
(Dewi)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.