JAKARTA - Sebanyak 4 pelatih dipecat hingga pekan keenam Super League 2026-2027. Mereka dipecat setelah dianggap gagal mengangkat prestasi tim yang dilatihnya.
Super League 2026-2027 seakan tak ramah bagi pelatih yang gagal memenuhi ekspektasi. Baru beberapa pekan bergulir, mereka telah kehilangan pekerjaannya.
Berikut daftar 4 pelatih yang dipecat hingga pekan keenam Super League 2026-2027, sebagaimana dihimpun Okezone, Sabtu (24/10/2026):
Juan Cortes menjadi pelatih pertama yang dipecat pada Super League 2026-2027. Nahasnya, ia dipecat setelah Persijap Jepara 2 kali kalah beruntun pada laga pembuka Super League 2026-2027.
Persijap kalah 2-0 atas Madura United pada pekan pertama. Pada pekan kedua, Persijap yang tampil di kandang sendiri takluk 0-1 dari Borneo FC. Manajemen kemudian mengalihkan posisi Juan Cortes ke direktur teknik pada 17 September 2026.
Mario Lemos kemudian ditunjuk untuk menggantikan posisi Juan Cortes. Pelatih asal Portugal itu sempat memberikan harapan ketika Persijap menjamu Persib Bandung pada pekan ketiga Super League 2026-2027. Saat itu, tim asuhannya sempat lebih unggul dulu atas Persib.
Namun, juara Super League 3 kali beruntun itu berhasil comeback sehingga menang 2-1 atas Persijap. Pada laga berikutnya, klub berjuluk Laskar Kalinyamat kembali terpuruk. Persijap dibantai 1-6 saat melawat ke markas Bali United. Hasil buruk itu menjadi pertimbangan manajemen Persijap untuk memecat Mario Lemos pada 15 Oktober 2026.
Kini, Persijap ditangani caretaker Antonio Claudio. Hingga saat ini, Persijap berada di posisi juru kunci dengan 0 poin karena selalu kalah dari 6 pertandingan.
Jean-Paul van Gastel menjadi korban berikutnya. Ia kehilangan pekerjaannya pada saat Super League 2026-2027 baru berjalan 5 pekan.
Pada periode tersebut, PSIM Yogyakarta baru sekali seri dan menelan 4 kekalahan beruntun. PSIM Yogyakarta kemudian menunjuk Guntur Cahyo Utomo sebagai caretaker. Pada laga pertamanya menjadi caretaker, PSIM Yogyakarta kembali menelan kekalahan.
Atas hasil ini, hingga pekan keenam Super League 2026-2027, PSIM berada di peringkat 17 klasemen sementara. PSIM Yogyakarta baru mengumpulkan 1 poin dari 6 pertandingan.
Marcos Santos menjadi korban teranyar. Ia dipecat manajemen Arema FC setelah kekalahan memalukan 1-5 dari Persija Jakarta pada pekan keenam Super League 2026-2027.
Marcos Santos sempat membawa Arema FC menang meyakinkan 4-0 atas Isenmulang Kalteng pada pekan perdana Super League 2026-2027. Namun, itu menjadi satu-satunya kemenangan yang diraih klub berjuluk Singo Edan itu hingga pekan keenam Super League 2026-2027.
Arema FC mengalami 3 kali seri beruntun. Setelahnya, tim asuhan Marcos Santos itu 2 kali kalah beruntun saat menghadapi Garudayaksa (1-3) dan Persija Jakarta (1-5).
“Namun, lima laga tanpa kemenangan menjadi indikator penting tim butuh momentum dan ruang penyegaran baru. Manajemen memutuskan untuk mengistirahatkan sekaligus mengakhiri kerja sama secara profesional demi kebaikan bersama," kata General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, dikutip Sabtu (24/10/2026).
Hingga pekan keenam Super League 2026-2027, Arema FC tertahan di posisi 12 klasemen sementara. Arema FC mengumpulkan 6 poin dari 6 pertandingan.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.