Tidak hanya mengubah masa penyelenggaraan turnamen, kongres tersebut juga menyepakati penyesuaian periode masa jabatan jajaran kepengurusan AFC. Langkah strategis ini diambil demi menjaga kesinambungan serta efektivitas pengawasan Komite Eksekutif terhadap persiapan turnamen utama.
Sesuai ketentuan terbaru, proses pemilihan pucuk pimpinan AFC tetap digelar pada 2027, tetapi masa bakti pengurus baru secara resmi baru akan dimulai pada 1 Januari 2028 hingga 2032. Dengan demikian, jajaran pengurus periode 2023–2027 dipastikan terus menjalankan tugasnya hingga akhir Desember 2027.
Presiden AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, mengapresiasi kebulatan suara dari seluruh anggota atas revisi statuta ini. Menurutnya, kesepakatan bersama tersebut memperkuat sistem tata kelola organisasi agar tetap transparan dan berorientasi ke masa depan demi kemajuan sepak bola Asia.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.