Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Media Italia Akui Absennya Jay Idzes Buat Lini Belakang Sassuolo Kesulitan!

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Senin, 19 Oktober 2026 |21:48 WIB
Media Italia Akui Absennya Jay Idzes Buat Lini Belakang Sassuolo Kesulitan!
Pemain Sassuolo, Jay Idzes. (Foto: Instagram/jayidzes)
A
A
A

ABSENNYA bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, terbukti memberikan dampak buruk yang sangat signifikan bagi ketangguhan lini belakang Sassuolo. Media asal Italia, SassuoloNews, menyoroti penurunan performa lini pertahanan klub berjuluk Neroverdi tersebut sejak ditinggal sang bek utama akibat cedera.

Idzes dinilai sebagai sosok pemimpin sejati di lini belakang yang memiliki keunggulan dalam membaca arah permainan. Tanpa kehadiran bek berusia 26 tahun tersebut, benteng pertahanan Sassuolo kehilangan stabilitas dan keteraturan dalam menggalang lini pertahanan.

Dampak kerapuhan tersebut terlihat jelas dari catatan hasil buruk yang diraih tim asuhan Alberto Aquilani. Dalam tiga pertandingan berturut-turut sejak Idzes mengalami cedera, Sassuolo sama sekali gagal memetik kemenangan.

Rangkaian hasil negatif tersebut diawali saat Sassuolo takluk 1-2 dari Monza, disusul hasil imbang 1-1 kontra AC Milan, dan teranyar dikandaskan Frosinone dengan skor mencolok 2-4. Lini belakang mereka tampak sangat rentan dan dengan mudah ditembus oleh lawan.

Jay Idzes bersiap jelang laga Sassuolo vs Juventus TimnasXtra
Jay Idzes bersiap jelang laga Sassuolo vs Juventus TimnasXtra

1. Terpuruk di Frosinone

Kekalahan 2-4 dari Frosinone menjadi puncak kerapuhan lini belakang Sassuolo tanpa kehadiran duet bek utamanya. Pasangan bek tengah pengganti, Duje Caleta-Car dan Cas Odenthal, tampil sangat buruk dan melakukan deretan kesalahan fatal sepanjang laga.

Odenthal terlibat dalam proses gol kedua Frosinone akibat miskomunikasi dengan kiper Arijanet Muric yang dimanfaatkan oleh Antonio Raimondo. Sementara itu, Caleta-Car melakukan blunder berat lewat sundulan backpass yang terlalu lemah sehingga membuat Muric kembali dalam posisi sulit.

Secara keseluruhan, koordinasi antara kiper dan duet bek tengah pengganti tersebut tampak sama sekali belum tersinkronisasi. Mereka terlihat kesulitan dalam mengatur jarak, membaca pergerakan musuh, serta mengantisipasi bola-bola liar di area penalti.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement