BANTEN – Langkah mulus Persija Jakarta di awal musim akhirnya terhenti pada pekan kelima Super League 2026-2027. Melawat ke Banten International Stadium (BIS), Serang, skuad Macan Kemayoran dipaksa menyerah 2-3 dari tuan rumah Persita, Sabtu 17 Oktober 2026 malam.
Gelandang muda Persija, Rayhan Hannan, menilai salah satu kunci kegagalan timnya mengamankan poin adalah ketidakmampuan mengonversi peluang menjadi gol. Padahal, secara permainan Persija tampil cukup menjanjikan sepanjang laga.
Jalannya pertandingan sendiri berlangsung sengit sejak menit awal. Persija sempat tertinggal lebih dulu akibat gol cepat Claudio Lucas Morais di menit kelima yang mengejutkan lini pertahanan tim tamu.
Respons cepat ditunjukkan Persija untuk mengejar ketertinggalan. Fabio Calonego berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-18 lewat sepakan terukur kaki kirinya.
Memasuki paruh kedua, giliran Rayco Rodriguez yang membawa Persita kembali memimpin 2-1 pada menit ke-61. Persija tak tinggal diam dan terus melancarkan tekanan demi mengejar gol penyeimbang.
Asa sempat membumbung tinggi saat Alexander Jeremejeff sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-74, mengubah skor kembali imbang 2-2. Namun, petaka menghampiri Persija menjelang laga usai ketika Andrejic Aleksa mencetak gol penentu kemenangan Persita di menit ke-90.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-3 tetap tak berubah untuk keunggulan tuan rumah. Kekalahan ini memutus rekor impresif Macan Kemayoran yang sebelumnya meraup empat kemenangan beruntun.