Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inter Milan Bungkam Bologna 3-1, Peran Pemain Pengganti Jadi Kunci Sukses Kemenangan Nerazzurri

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Minggu, 18 Oktober 2026 |08:36 WIB
Inter Milan Bungkam Bologna 3-1, Peran Pemain Pengganti Jadi Kunci Sukses Kemenangan <i>Nerazzurri</i>
Suasana laga Bologna vs Inter Milan di Liga Italia 2026-2027. (Foto: Instagram/inter)
A
A
A

BOLOGNA – Inter Milan kembali menunjukkan mentalitas kuat dalam lawatan mereka ke markas Bologna di Stadio Dall’Ara, Sabtu 17 Oktober 2026. Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol cepat Tommaso Pobega, skuad asuhan Cristian Chivu sukses membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan 3-1 berkat kontribusi krusial para pemain dari bangku cadangan.

Meski meraih hasil positif di laga lanjutan Liga Italia 2026-2027 tersebut, pelatih kepala Cristian Chivu harus kehilangan suaranya akibat berteriak di pinggir lapangan. Tugas untuk menemui media dan memberikan evaluasi pascapertandingan akhirnya diambil alih oleh asisten pelatih, Aleksandar Kolarov.

Kolarov mengakui Inter sempat kesulitan pada paruh pertama pertandingan menghadapi Bologna yang tampil bertenaga. Kendati demikian, ia memuji mentalitas para pemain yang tidak menyerah begitu saja.

1. Peran Krusial Pemain Pengganti

Bologna tampil merepotkan dengan energi yang lebih segar di babak pertama, membuat Inter kesulitan memenangi perebutan bola kedua.

“Pendekatan kami sebenarnya tidak terlalu buruk hari ini, tetapi Bologna memiliki tenaga yang lebih segar dibanding kami. Kami tidak ingin menjadikannya sebagai alasan, Bologna tampil sangat baik di babak pertama. Kami kesulitan merebut bola kedua dan mereka lebih agresif, tetapi para pemain percaya pada kemampuan diri sendiri dan kami mendominasi jalannya laga setelah turun minum,” kata Kolarov, dikutip dari DAZN Italia, Minggu (18/10/2026).

Bologna vs Inter Milan. (Foto: Instagram/inter)
Bologna vs Inter Milan. (Foto: Instagram/inter)

Titik balik pertandingan terjadi ketika Marcus Thuram berhasil menyamakan kedudukan tepat menjelang turun minum. Gol penyeimbang tersebut membakar semangat skuad Nerazzurri untuk tampil jauh lebih dominan di babak kedua.

Perubahan taktik dan masuknya pemain pengganti terbukti menjadi penentu kemenangan. Carlos Augusto tampil sebagai pahlawan sekaligus dinobatkan sebagai pemain terbaik berkat torehan satu gol dan satu assist, yang kemudian disempurnakan oleh gol penutup dari Ange-Yoan Bonny. Kolarov memberikan pujian khusus kepada Carlos Augusto atas konsistensinya.

 

"Carlos Augusto tidak pernah salah dalam sesi latihan, ia sangat penting bagi kami dan saya ikut senang untuknya. Kami sebenarnya tidak butuh penghargaan ini untuk tahu apa yang bisa ia lakukan,” tambahnya.

2. Ambisi Baru di Eropa

Kemenangan atas Bologna menjadi suntikan moral yang sangat dibutuhkan Inter setelah hasil minor di panggung Eropa, termasuk kekalahan mengejutkan 4-3 dari Club Brugge. Situasi tersebut membuat laga berikutnya melawan Shakhtar Donetsk di San Siro menjadi pertandingan wajib menang.

Bologna vs Inter Milan. (Foto: Instagram/inter)
Bologna vs Inter Milan. (Foto: Instagram/inter)

Menanggapi performa di kancah antarklub Eropa, Kolarov menegaskan tekad timnya untuk tampil berbeda.

"Anda butuh tenaga ekstra di Liga Champions, jadi kami ingin tampil lebih agresif, baik saat menyerang maupun ketika merebut kembali bola. Kami tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun, selain kepada diri kami sendiri. Kami ingin bermain lebih intens, baik saat menguasai bola maupun tidak,” tutup Kolarov.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement