Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

I.League Peringatkan Suporter Jaga Ketertiban, Ancam Sanksi Pengurangan Poin

Cikal Bintang , Jurnalis-Sabtu, 17 Oktober 2026 |02:13 WIB
I.League Peringatkan Suporter Jaga Ketertiban, Ancam Sanksi Pengurangan Poin
I.League Peringatkan Suporter Jaga Ketertiban, Ancam Sanksi Pengurangan Poin (Dok ileague)
A
A
A

JAKARTA - PT Liga Indonesia Baru (I.League) memperingatkan semua pihak, khususnya suporter untuk menjaga ketertiban dan keamanan sepak bola Indonesia. Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan pihaknya mendorong sanksi pengurangan poin bagi siapapun yang melanggar.

1. Ancam Sanksi Pengurangan Poin

Sepak bola Indonesia belakangan ini tercoreng dengan sejumlah insiden di luar lapangan. Gesekan antarsuporter hingga penyerangan bus tim Elite Pro Academy (EPA) terjadi dalam kurun waktu kurang dari sepekan.

Insiden yang menjadi sorotan adalah penyerangan bus EPA Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah pada Minggu (11/10/2026). Sehari kemudian, bus rombongan The Jakmania -suporter Persija Jakarta- Cikampek diserang di Tol Palikanci KM 200.

Rentetan kejadian ini membuat Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berang. Erick meminta semua pihak untuk menjaga ketertiban dan keamanan baik di dalam maupun luar stadion. Dia juga memberi ultimatum kepada operator kompetisi, I.League, untuk menuntaskan kasus ini.

Erick bahkan menyatakan pihaknya, dalam hal ini PSSI, akan ikut campur jika masalah tak selesai atau bahkan terulang. Soal ini, Ferry menyatakan I.League sejalan dengan Erick Thohir.

Ferry Paulus (Okezone)
Ferry Paulus (Okezone)

"Kami sepenuhnya mendukung sikap Ketua Umum PSSI. Sepak bola Indonesia sedang berkembang ke arah yang semakin baik. Kompetisi semakin kompetitif, atmosfer stadion semakin hidup, dan suporter tim tamu akhirnya kembali bisa hadir," kata Ferry dilansir dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Jumat (16/10/2026).

"Semua kemajuan ini harus kita jaga. Jangan sampai tindakan kekerasan justru membawa sepak bola kita kembali mundur," sambungnya.

Ferry juga mendorong para penegak hukum untuk memberikan efek jera kepada pelaku yang mengganggu keamanan sepak bola Indonesia. Dia juga meminta PSSI untuk memberikan sanksi tegas kepada klub yang berkaitan, termasuk pengurangan poin.

"Melihat perkembangan dan potensi konflik yang mulai muncul, kami berpandangan bahwa ketentuan hukuman perlu diperkuat," tutur Ferry.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement