SAMARINDA – Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, optimistis menatap fase grup AFC Challenge League 2026-2027 (ACGL 2026-2027). Ia berharap Pesut Etam memaksimalkan kesempatan sebagai tuan rumah Grup D.
Borneo FC mengalihkan fokus ke ACGL setelah mendapatkan libur bertanding pada pekan kelima Super League 2026-2027. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk mematangkan persiapan menghadapi persaingan di level Asia.
Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) telah menunjuk Borneo FC sebagai tuan rumah Grup D. Seluruh pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur pada 18–24 Oktober 2026.

Borneo FC akan bersaing dengan tiga tim dari negara berbeda, yakni One Taguig FC dari Filipina, Tainan City FC dari Taiwan, dan Yangon United FC dari Myanmar. Jeronimo menegaskan pentingnya memaksimalkan persiapan sebelum menjalani tiga pertandingan di fase grup.
Pelatih asal Portugal itu menilai setiap laga harus dihadapi dengan keseriusan, terlepas dari kekuatan lawan yang akan dihadapi. Apalagi, Borneo FC akan berstatus sebagai tuan rumah.
"Menurut saya, kami harus memainkan tiga pertandingan pertama. Terlepas dari lawannya, kami harus mempersiapkan diri dengan baik,” kata Jeronimo, dikutip dari laman resmi i.League, Kamis (15/10/2026).
“Kami bermain di Samarinda, jadi kami harus bermain di depan para penggemar kami, dan kami sangat termotivasi untuk memainkan pertandingan internasional ini," sambung lelaki berusia 39 tahun itu.
Jeronimo juga memilih untuk tidak terburu-buru memberikan penilaian terhadap calon lawan Borneo FC. Ia ingin mempelajari karakter permainan masing-masing tim terlebih dahulu agar persiapan yang dilakukan bisa lebih tepat.