Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pecat Mario Lemos, Persijap Jepara Berhentikan 2 Pelatih meski Super League 2026-2027 Baru 4 Pekan!

Cikal Bintang , Jurnalis-Kamis, 15 Oktober 2026 |19:32 WIB
Pecat Mario Lemos, Persijap Jepara Berhentikan 2 Pelatih meski Super League 2026-2027 Baru 4 Pekan!
Persijap Jepara memberhentikan Mario Lemos yang jadi korban kedua dalam empat pekan Super League 2026-2027 (Foto: i.League)
A
A
A

JEPARA – Persijap Jepara mengumumkan pemecatan terhadap pelatih Mario Lemos. Ia adalah juru taktik kedua yang diberhentikan meski Super League 2026-2027 baru memainkan empat pekan.

Keputusan diambil setelah manajemen melakukan evaluasi menyusul kekalahan telak dari Bali United 1-6 pada pekan keempat, Sabtu 10 Oktober 2026. Hasil tersebut menjadi salah satu pertimbangan Persijap dalam melakukan pembenahan tim untuk menghadapi kompetisi musim ini.

Bali United vs Persijap Jepara. (Foto: Instagram/baliunitedfc)

"Persijap Jepara resmi mengakhiri kerja sama dengan Mario Lemos sebagai pelatih kepala setelah melalui evaluasi manajemen menyusul kekalahan 1-6 dari Bali United," tulis pernyataan manajemen Persijap, dikutip dari laman resmi i.League, Kamis (15/10/2026).

"Keputusan ini merupakan bagian dari evaluasi dan pembenahan tim demi menjaga arah perjalanan Persijap Jepara dalam menghadapi kompetisi musim ini, dan juga merupakan bagian dari dinamika profesional dalam sepak bola dengan mempertimbangkan kebutuhan klub ke depan," sambung mereka.

1. Pergantian Kedua

Untuk sementara, Persijap menunjuk Antonio Claudio yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih untuk memimpin tim. Penunjukan tersebut dilakukan sebagai langkah transisi setelah kepergian Lemos.

“Selanjutnya, Antonio Claudio yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih akan ditunjuk sebagai caretaker untuk memimpin tim selama masa transisi,” lanjut keterangan resmi Persijap.

Pergantian ini menjadi perubahan kedua pada awal musim Super League 2026-2027. Sebelumnya, klub asal Jepara tersebut lebih dulu mengakhiri kerja sama dengan Juan Cortes setelah pertandingan pekan kedua, sebelum menunjuk Lemos yang sebelumnya menjabat sebagai direktur teknik.

 

2. Kurang Memuaskan

Persijap Jepara vs Borneo FC. (Foto: Instagram/borneofc.id)

Keputusan manajemen tidak lepas dari hasil kurang memuaskan yang diraih Persijap dalam empat pertandingan awal kompetisi. Laskar Kalinyamat belum mampu mendapatkan hasil positif setelah menelan kekalahan secara beruntun sejak pekan pertama.

Pada pertandingan pembuka, Persijap kalah saat bertandang ke markas Madura United FC 0-2. Mereka kemudian kembali menelan kekalahan di kandang sendiri, masing-masing dari Borneo FC Samarinda 0-1 pada pekan kedua dan dari Persib Bandung 1-2 pada pekan ketiga.

Kekalahan paling telak terjadi ketika Persijap menghadapi Bali United FC pada pekan keempat. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, mereka harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-6.

Kini, Persijap harus segera berbenah menjelang pertandingan berikutnya bersama Antonio Claudio sebagai caretaker. Ujian perdana akan berlangsung saat Persijap menjamu Isenmulang Kalteng FC di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, Jumat 16 Oktober 2026.

(Wikanto Arungbudoyo)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement