JAKARTA - Penyerang sayap Timnas Malaysia, Arif Aiman, mengakui Timnas Indonesia layak ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Harimau Malaya kalah produktivitas gol dari Timnas Indonesia sehingga harus puas jadi runner up.
Timnas Indonesia memiliki produktivitas gol (11-2) lebih baik dibandingkan Timnas Malaysia (9-0).
Kedua tim saling mengejar gol pada laga terakhir yang digelar Jumat (1/10/2026). Timnas melawan menghadapi Bangladesh, sementara Timnas Malaysia menghadapi Singapura. Laga Timnas Indonesia vs Bangladesh berakhir dengan skor 9-2 sementara Timnas Malaysia vs Singapura 6-0.
“Namun saya paham Indonesia memang layak ke final; kami hanya kalah produktivitas gol," kata Arif Aiman, melansir laman FIFA, Sabtu (3/10/2026).
Pemain berusia 24 tahun itu mengaku kecewa gagal lolos ke fina FIFA ASEAN Cup 2026. Pasalnya, ia mengatakan, para pemain telah menampilkan performa terbaik pada fase grup.
“Tentu ada rasa kecewa bersama rekan-rekan pemain, karena kami sudah memberikan yang terbaik pada pertandingan kali ini. Tapi kami belum beruntung untuk melangkah lebih jauh. (Setelah melewati-red) tiga pertandingan ini, belum rezeki kami untuk lolos ke final,” ujarnya.
Kemenangan atas Singapura menjadi penutup kuat bagi perjalanan Malaysia di fase grup. Namun, menurut pemain Johor Darul Takzim itu, apa yang ditunjukkan timnya selama tiga pertandingan memberikan alasan untuk menatap ke depan dengan keyakinan.
“Menurut saya sangat-sangat bagus. Tiga pertandingan tanpa kebobolan sama sekali. Saya rasa ini adalah skuad terbaik untuk masa depan dalam waktu dekat ini. Mungkin sekarang kami langsung fokus ke pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Tiga nirbobol menjadi salah satu catatan yang memperkuat keyakinan Arif terhadap fondasi tim Malaysia. Di tengah kekecewaan karena gagal mencapai final, catatan tersebut menjadi modal yang dapat dibawa menuju tantangan berikutnya.
Perjalanan Malaysia di Piala ASEAN juga belum sepenuhnya berakhir. Sebagai runner-up Grup A, mereka akan menghadapi Vietnam.
Bagi Arif, kesempatan tersebut juga menjadi bagian dari proses yang lebih besar. Ia melihat perjalanan di fase grup bukan sekadar tentang hasil akhir, melainkan pengalaman yang dapat memperkuat tim untuk menghadapi tantangan berikutnya.
“Maksudnya, tentu ada rasa kecewa. Tapi alhamdulillah, percayalah. Kami sudah memberikan yang terbaik dalam tiga pertandingan ini. Bagaimanapun, kami bermain lebih baik daripada tim-tim lain yang ada di turnamen ini. Tim ini akan menjadi jauh lebih kuat di masa depan,” ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.