Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Profil Bergson da Silva, Striker Malaysia yang Nyinyir Usai Timnas Indonesia Lolos ke Final ASEAN Cup 2026

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Jum'at, 02 Oktober 2026 |16:51 WIB
Profil Bergson da Silva, Striker Malaysia yang Nyinyir Usai Timnas Indonesia Lolos ke Final ASEAN Cup 2026
Pemain Timnas Malaysia, Bergson da Silva. (Foto: Instagram/malaysia_nt)
A
A
A

PERSAINGAN di Grup A ajang FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya menyajikan drama di lapangan, tetapi juga memicu reaksi panas dari kubu seberang. Salah satu pemain yang paling vokal meluapkan kekesalannya adalah penyerang andalan Timnas Malaysia, Bergson da Silva.

Pemain naturalisasi asal Brasil itu melontarkan kritik pedas setelah Harimau Malaya secara dramatis gagal melangkah ke partai final. Padahal, mereka baru saja memetik kemenangan besar 6-0 saat menghadapi Singapura di laga pamungkas Grup A, Kamis 1 Oktober 2026.

Sayangnya, impian Malaysia pupus lantaran Timnas Indonesia secara luar biasa sukses menggilas Bangladesh dengan skor telak 9-2. Hasil akhir tersebut membuat skuad Garuda berhak mengamankan tiket final berkat keunggulan produktivitas gol secara keseluruhan.

1. Profil Bergson

Sebelum menjadi figur penting di lini serang Timnas Malaysia, pemain bernama lengkap Bergson Gustavo Silveira da Silva dikenal sebagai mesin gol mematikan di level klub bersama Johor Darul Ta'zim (JDT). Penyerang kelahiran Alegrete, Brasil, 9 Maret 1991 itu awalnya bergabung dengan JDT sebagai pemain pinjaman dari Fortaleza pada Maret 2021 sebelum dipermanenkan.

Pemain bertinggi 1,81 meter dengan kaki dominan kanan yang memiliki nilai pasar Rp5,65 miliar ini pernah merintis karier di Gremio serta melanglang buana ke Korea Selatan dan Portugal. Kendati tampil tajam di level klub, rekam jejak pemain berusia 35 tahun itu mendadak tumpul ketika harus menghadapi skuad asuhan John Herdman.

Bergson da Silva (Instagram/@bergsonberg)
Bergson da Silva (Instagram/@bergsonberg)

Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 28 September 2026, Bergson yang turun sebagai starter dibuat tak berkutik oleh rapatnya lini belakang Timnas Indonesia hingga laga berakhir imbang 0-0, sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-88 digantikan Syahmi Safari.

2. Sindiran Keras via Media Brasil

Kekecewaan mendalam membuat Bergson meluapkan kekesalannya melalui kolom komentar di unggahan media asal Brasil, TNT Sport Brasil. Striker JDT itu menuding bahwa perjalanan Garuda selalu diuntungkan oleh faktor non-teknis, mulai dari status tuan rumah di Jakarta hingga durasi injury time yang mendadak molor dari dua menjadi tujuh menit akibat pengecekan VAR.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement