Ia kemudian mengonfirmasi pertandingan akan tetap berlangsung setelah melalui diskusi panjang dan pemungutan suara di kalangan tim. Pihak Israel telah diberitahu sebelumnya oleh FAI bahwa para pemain Irlandia tidak akan berjabat tangan. UEFA pun menyetujui hal itu.
Setelah FAI mengonfirmasi pertandingan melawan Israel, kiper utama Republik Irlandia, Gavin Bazunu, menjadi satu-satunya pemain yang secara terbuka memutuskan untuk tidak ikut serta dalam laga tersebut.
Bazunu mengunggah pernyataan di media sosial pada hari Sabtu, menyatakan bahwa ia merasa "tidak tepat untuk berpartisipasi dalam pertandingan mendatang melawan Israel".
Ia mengundurkan diri dari kedua laga tersebut, termasuk pertandingan berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Oktober di Backa Topola, Serbia.
Pertandingan pada hari Minggu tetap berlangsung meskipun ada tekanan selama berbulan-bulan terhadap FAI untuk memboikot laga tersebut akibat genosida yang dilakukan Israel di Gaza.
Sejak Mei, sejumlah pemain sepak bola terkemuka Irlandia telah bergabung dalam kampanye yang dijalankan oleh Irish Sport for Palestine, yang mendesak Irlandia untuk memboikot pertandingan melawan Israel. Lebih dari 160 atlet Irlandia menandatangani surat terbuka yang mendesak FAI untuk mempertimbangkan kembali keputusannya melanjutkan pertandingan tersebut.
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.