JADWAL yang padat dan waktu persiapan yang sangat minim kini tengah menyeret Tim Nasional (Timnas) Vietnam ke dalam situasi sulit jelang turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Tentunya hal itu justru menjadi kabar baik untuk Timnas Indonesia yang mengincar gelar juara di turnamen yang akan digelar di Tanah Air tersebut.
Situasi yang serba mendesak ini timbul akibat jadwal kompetisi domestik dan internasional yang saling beririsan terlalu dekat, sehingga menimbulkannya tekanan berat bagi staf kepelatihan maupun para pemain Vietnam. Tanpa ruang bernapas yang cukup, Vietnam harus kembali terjun ke dalam kampanye baru dengan segudang kekhawatiran.
Berdasarkan rencana awal, Timnas Vietnam hanya akan memiliki waktu sekira 12 hari untuk berkumpul dan berlatih setelah pekan kedua Liga Vietnam 2026-2027 rampung pada 14 September 2026. Laga perdana melawan Filipina di Grup B langsung digelar pada 26 September, menyisakan rentang waktu yang sangat singkat untuk meramu formasi tim.
Kondisi ini bahkan bisa jadi lebih parah bagi para pemain yang membela klub-klub peserta babak kualifikasi Piala Liga pada 18 hingga 20 September. Kelompok pemain pilar ini berisiko terlambat bergabung dan hanya punya sisa waktu sekitar 5 sampai 6 hari menjelang pertandingan pembuka.
Menurut laporan dari media Vietnam, The Thao 247, jeda yang terpotong-potong ini berdampak langsung pada kondisi fisik para pemain, terlebih setelah mereka baru saja melalui delapan pertandingan yang menguras tenaga di ajang Piala AFF 2026. Keharusan langsung beralih ke ritme klub lalu kembali ke timnas membuat ancaman kelelahan fisik kian nyata.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut sebelumnya sempat mengakui timnya masih menyisakan banyak celah yang harus ditambal, khususnya lini pertahanan dan kemampuan mengontrol lini tengah. Absennya bek tengah andalan Do Duy Manh akibat cedera kian membuat perhitungan taktik semakin rumit.
Memasuki ajang FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam berada di grup yang tidak memberikan ruang untuk melakukan kesalahan karena format turnamen yang sangat kejam. Hanya juara dari masing-masing grup yang berhak melaju ke partai final.