SEBANYAK 2 pemenang trofi Piala Dunia yang menjadi mualaf akan diulas Okezone. Ada banyak pesepakbola yang memilih menjadi mualaf. Beberapa di antaranya Clarence Seedorf, Eric Abidal hingga Nicolas Anelka.
Dari sekian pesepakbola mualaf, tercatat ada dua pemain yang memenangkan trofi Piala Dunia. Lantas, siapa saja pemain yang dimaksud?
Berikut 2 pemenang trofi Piala Dunia yang menjadi mualaf:

Roberto Carlos mengucapkan dua kalimat syahadat ketika menikahi pengusaha sekaligus agen FIFA berdarah Maroko-Lebanon, Souheila Tahiri.
Sewaktu aktif sebagai pemain, Roberto Carlos tercatat sebagai salah satu fullback kiri terbaik di dunia. Ia pernah membawa Timnas Brasil juara Piala Dunia 2002 setelah menang 2-0 atas Jerman di final.
Pada 1998, Roberto Carlos juga membawa Canarinha -julukan Timnas Brasil- ke final Piala Dunia. Sayangnya di final, Brasil dihajar Prancis dengan skor 0-3.
Bagaimana dengan prestasi Roberto Carlos di level klub? Ia sukses besar saat membela Real Madrid pada 1996-2007. Dalam periode tersebut, Roberto Carlos yang memiliki tendangan kaki kiri mematikan ini menghadirkan 13 trofi bagi Real Madrid.
Nama lainnya ada Paul Pogba. II Polpo -julukan Paul Pogba- memilih menjadi mualaf pada 2013 atau di usia 20 tahun. Ia mengaku mendapatkan ketenangan setelah memeluk agama Islam.

“Saya pikir (Islam) telah memberi saya identitas. Terkadang. Anda mempertanyakan hidup Anda tentang segala hal: Mengapa ini terjadi kepada saya, mengapa ini, mengapa begitu?" kata Paul Pogba, Okezone mengutip dari Islamchannel.tv.
Setelah menjadi mualaf, Paul Pogba membawa Juventus juara empat musim beruntun Liga Italia. Ia juga mengantarkan Timnas Prancis juara Piala Dunia 2018.
Bahkan saat Prancis menang 4-2 atas Kroasia di final, Paul Pogba mencetak gol. Sekarang di usia 33 tahun, Pogba bermain bersama klub asal Prancis, AS Monaco.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.