
Striker berusia 33 tahun itu memasrahkan semuanya kepada para pemegang hak suara. Sebab, merekalah yang akan menentukan siapa yang membawa pulang trofi berbentuk bola emas tersebut.
“(Pemenang) Ballon d’Or bukan di tangan saya. Saya sudah melakukan apa yang saya bisa dari sisi performa. Semua sekarang terserah voters, pihak lain, dan juga media. Bukan hal yang bisa saya kontrol,” terang Kane.
“Kita lihat apa yang akan terjadi. Tentu saja, rasanya sungguh luar biasa kalau bisa menang. Tapi, masih ada 2-3 bulan lagi sebelum ditentukan (siapa pemenangnya). Bukan itu yang ada di kepala saya sekarang,” tandasnya.
Sejumlah nama akan jadi pesaing Kane seperti Lamine Yamal dan Rodri. Malam penganugerahan sendiri akan dilangsungkan di London, Inggris, pada 26 Oktober 2026.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.