"Terbukti sekarang sudah ada kantor FIFA di Indonesia. FIFA juga berinvestasi melalui sekitar 13 hingga 15 kegiatan setiap tahun dengan dana sekira USD1-2 juta yang langsung mereka salurkan," ucap Erick.

Rencana yang didukung Erick bermula dari proposal Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk membentuk anak perusahaan bernama FIFA Forward Enterprise (FFE). Perusahaan tersebut akan mengelola hak siar, sponsor, tiket, hingga lisensi berbagai turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia.
Melalui FFE, FIFA berencana melepas sebagian saham kepada investor swasta guna memperoleh sumber pendanaan baru. Nilai perusahaan itu diperkirakan mencapai USD20 miliar dolar AS atau Rp360 triliun.
Jika proposal tersebut disetujui, sebanyak 211 asosiasi anggota FIFA dijanjikan memperoleh pendanaan sekitar USD20 juta dolar AS atau setara Rp360 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pengembangan sepakbola di masing-masing negara anggota.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.