Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kendati Diterpa Skandal Balogun, Gianni Infantino Kantongi Dukungan 200 Lebih Anggota FIFA untuk Jadi Presiden Lagi!

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Sabtu, 18 Juli 2026 |07:56 WIB
Kendati Diterpa Skandal Balogun, Gianni Infantino Kantongi Dukungan 200 Lebih Anggota FIFA untuk Jadi Presiden Lagi!
Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Foto: Instagram/gianni_infantino)
A
A
A

NEW JERSEY – Presiden FIFA, Gianni Infantino tampaknya masih terlalu tangguh untuk digoyahkan dari kursi tertinggi Federasi Sepak Bola Dunia tersebut. Kendati dihantam skandal pembatalan sanksi pemain Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun di Piala Dunia 2026, ia justru kebanjiran dukungan formal dari 200 lebih asosiasi anggota.

Menurut laporan dari The Guardian, Sabtu (18/7/2026), langkah Infantino menuju masa jabatan keempat diprediksi bakal melenggang mulus pada Kongres FIFA Maret mendatang. Dari total 211 pemilik suara, hanya segelintir federasi seperti Jerman yang terpantau belum memberikan dukungan resmi.

Batas akhir pendaftaran bakal calon presiden FIFA sendiri ditetapkan jatuh pada 18 November. Namun, hingga saat ini Infantino masih menjadi calon tunggal tanpa adanya rival yang muncul.

1. Tekanan Internal

Di balik klaim dukungan mutlak ini, riak ketidakpuasan mulai muncul ke permukaan. Sejumlah federasi mengaku mendapat tekanan persisten dari internal FIFA untuk segera menyatakan kesetiaan mereka.

Trofi Piala Dunia 2030. Gianni Infantino. FIFA
Trofi Piala Dunia 2030. Gianni Infantino. FIFA

Gelombang protes paling keras saat ini festering di antara asosiasi sepak bola Eropa. Mereka geram setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengaku melobi FIFA demi meninjau ulang kartu merah striker AS, Folarin Balogun.

UEFA juga secara terbuka menunjukkan sikap oposisi terhadap sejumlah kebijakan FIFA belakangan ini. Selain kasus Balogun, mereka memprotes pemblokiran wasit asal Somalia, Omar Artan, dari Piala Dunia.

 

2. Kondisi Finansial yang Membungkam Kritik

Wacana mengusung calon tandingan dari Eropa sempat mencuat dalam diskusi tertutup sepuluh hari terakhir. Namun, peluang negara-negara Eropa untuk sepakat pada satu nama dinilai sangat kecil.

Bahkan, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) sudah mengirimkan surat dukungan mereka jauh sebelum Piala Dunia dimulai. Padahal, calon alternatif diharapkan bisa memicu debat publik terkait tata kelola organisasi FIFA.

Gianni Infantino
Gianni Infantino

Infantino sendiri tidak perlu cemas karena ia tidak bergantung sepenuhnya pada suara dari benua biru. Oposisi Eropa diperkirakan hanya mampu menggalang 30 hingga 40 suara yang tidak berarti banyak.

Pertemuan para anggota FIFA di New York pada hari Sabtu ini pun dipastikan aman dari pembahasan skandal. Rapat yang dipimpin Infantino tersebut akan lebih fokus memaparkan keuntungan finansial Piala Dunia bagi para anggota.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement