Sebenarnya, potensi bentrokan dini antara tim-tim besar jarang menjadi masalah ketika Piala Dunia masih menggunakan format lama yang diikuti oleh 32 kontestan. Sejarah mencatat, pertemuan terakhir antara sesama tim empat besar dunia sebelum semifinal terjadi pada edisi 2010 silam saat Belanda menumbangkan Brasil 2-1 di perempatfinal.
Namun, ekspansi drastis Piala Dunia menjadi 48 tim yang melahirkan babak gugur tambahan membuat pertemuan dini antara para juara grup menjadi sangat tak terhindarkan. Hal ini terbukti nyata pada babak 16 besar musim panas ini, di mana laga-laga besar langsung tersaji seperti Amerika Serikat melawan Belgia, Inggris menghadapi Meksiko, serta Swiss bertarung dengan Kolombia.
Kondisi inilah yang mendasari keputusan FIFA untuk melakukan penyesuaian regulasi agar tidak kehilangan tim-tim bertabur bintang di fase awal turnamen akibat hasil undian acak. Formula proteksi peringkat ini sebelumnya sempat diuji coba pada Piala Dunia Antarklub tahun lalu, meski saat itu hanya Real Madrid sebagai salah satu dari empat unggulan utama yang mampu melaju hingga semifinal.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.