PIALA Dunia 2026 menyajikan drama yang sangat kontras di babak 16 besar. Di saat para penyerang top dunia sibuk mengukir rekor gol, sang megabintang Cristiano Ronaldo justru harus menyudahi perjalanannya dengan cara yang tragis sekaligus memicu berbagai reaksi jenaka dari para pencinta sepak bola.
Turnamen edisi kali ini mencatatkan sejarah baru di mana ada tiga pemain berbeda yang sukses menyentuh angka 7 gol dalam satu edisi. Kylian Mbappe (Prancis) memimpin daftar top skor dengan 7 gol dan 2 assist, disusul Lionel Messi yang tampil spektakuler bersama Argentina dengan 7 gol, serta Erling Haaland yang menggenapkan koleksinya menjadi 7 gol setelah mencetak brace krusial saat Norwegia menumbangkan Brasil.
Di saat papan skor turnamen dikuasai oleh angka 7 milik Mbappe, Messi, dan Haaland, nasib berbeda justru dialami oleh Ronaldo yang identik dengan nomor punggung 7. Alih-alih mencetak 7 gol, kapten Portugal tersebut justru harus angkat koper dan pulang kampung tepat pada tanggal 7 Juli 2026.
Langkah Selecao das Quinas –julukan Timnas Portugal– resmi terhenti di babak 16 besar setelah ditumbangkan oleh Spanyol dengan skor tipis 0-1 di Arlington pada Selasa (7/7/2026) dini hari WIB. Gol tunggal dari Mikel Merino menjadi pembeda sekaligus menutup mimpi indah Ronaldo di panggung Piala Dunia terakhirnya.
Kegagalan di usia 41 tahun ini terasa sangat menyesakkan karena Ronaldo sebenarnya disokong oleh generasi emas terbaik Portugal. Namun, performa mereka memang kurang meyakinkan sejak awal, mulai dari ditahan imbang Kongo, tampil labil di fase grup, hingga bersusah payah mendepak Kroasia sebelum akhirnya dipulangkan Spanyol.
Meski pulang dengan kekalahan menyakitkan, Ronaldo tetap mengukir tinta emas dalam buku sejarah sepak bola. Pemain yang sudah membukukan 3 gol di edisi 2026 ini, resmi menjadi pesepak bola pria pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia yang berbeda sepanjang kariernya.
Setelah sempat bungkam pasca-laga, Ronaldo akhirnya membuka suara terkait hasil minor tersebut. Alih-alih meratapi trofi Piala Dunia yang luput dari genggamannya, ia memilih untuk mengingatkan publik akan sejarah manis yang pernah ia persembahkan untuk negaranya.
Ronaldo menegaskan keberhasilannya merengkuh trofi Piala Eropa atau Euro 2016 silam memiliki nilai emosional yang sangat besar. Bagi Ronaldo, pencapaian tersebut sudah sangat luar biasa dan tidak kalah mentereng jika dibandingkan dengan trofi Piala Dunia.
“Saya telah memenangkan Euro 2016 dan bagi saya itu memiliki nilai yang sama dengan Piala Dunia. Saya sudah memberikan yang terbaik. Saya memenangkan tiga gelar bersama Portugal. Sebelum Cristiano Ronaldo, Portugal belum pernah memenangkan gelar apa pun. Jadi, saya bahagia,” ungkap Ronaldo dalam wawancara usai laga, Selasa (7/7/2026).
Kini, di saat Messi, Mbappe, dan Haaland terus melanjutkan perburuan sepatu emas dengan modal 7 gol mereka, Ronaldo harus merelakan tarian terakhirnya berakhir antiklimaks. Angka 7 yang biasanya menjadi simbol keajiban baginya, kali ini justru menjadi penanda tanggal kepulangannya dari panggung dunia.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.