Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengakuan Jujur Igor Matanovic Usai Gol ke Gawang Portugal Dianulir VAR, Luka Modric Justru Ngamuk Semprot Wasit

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Jum'at, 03 Juli 2026 |15:04 WIB
Pengakuan Jujur Igor Matanovic Usai Gol ke Gawang Portugal Dianulir VAR, Luka Modric Justru Ngamuk Semprot Wasit
Pemain Timnas Kroasia, Igor Matanovic. (Foto: Instargram/igor.matanovic)
A
A
A

TORONTO – Perjalanan Tim Nasional (Timnas) Kroasia di Piala Dunia 2026 harus terhenti secara menyakitkan di babak 32 besar usai kalah 1-2 dari Portugal di Toronto Stadium, Kanada, pada Jumat (3/7/2026) pagi WIB. Laga ini menyisakan kontroversi besar setelah gol penyeimbang kedudukan milik Vatreni –julukan Timnas Kroasia– di detik-detik akhir pertandingan dianulir oleh VAR.

Kroasia sebenarnya sempat unggul lebih dulu lewat gol Ivan Perisic sebelum akhirnya Portugal bangkit membalikkan keadaan melalui penalti Cristiano Ronaldo dan sundulan Goncalo Ramos. Asa Kroasia sempat melambung saat Josko Gvardiol mencetak gol di masa injury time, namun VAR membatalkannya karena menilai Igor Matanovic menyentuh bola dan membuat rekannya berada dalam posisi offside.

1. Kejujuran Matanovic Berbuah Pujian Netizen

Menariknya, di tengah gelombang protes, Igor Matanovic justru membuat pengakuan yang sangat jujur dan terbuka mengenai insiden sensitif tersebut. Penyerang klub SC Freiburg itu berlapang dada mengakui dirinya memang sempat merasakan adanya kontak minimal dengan bola.

"Sejujurnya, saya rasa saya merasakan sedikit kontak dengan rambut saya. Saya bertanya kepada wasit, saya tidak 100 persen yakin apakah saya telah menyentuhnya. Dia memberi tahu saya bahwa mereka memiliki cip di dalam bola, bahwa ada kontak tipis dan oleh karena itu, itu dinyatakan offside," ujar Matanovic dikutip dari Abola, Jumat (3/7/2026).

Meskipun merasa sangat terpukul dan tidak beruntung dengan hasil akhir pertandingan, penyerang muda itu mengajak rekan-rekannya untuk segera bangkit dan menatap kompetisi berikutnya. Pengakuan berani dan tanpa ego dari Matanovic ini langsung dibanjiri pujian setinggi langit oleh para penggemar sepak bola di media sosial.

Cristiano Ronaldo di laga Portugal vs Kroasia. (Foto: FIFA)
Cristiano Ronaldo di laga Portugal vs Kroasia. (Foto: FIFA)

"Sangat sulit menemukan kata-kata yang tepat setelah pertandingan. Kami bermain sangat baik di babak kedua dan pantas mendapatkan hasil lebih. Saat saya masuk, saya memiliki perasaan yang baik di lapangan. Kami memainkan pertandingan yang sangat bagus, tetapi ini akan terasa menyakitkan. Kami harus move on, tetap menyerang, dan memikirkan tentang Kejuaraan Eropa," tambah Matanovic.

2. Amukan Luka Modric

Kondisi kontras justru diperlihatkan oleh sang kapten, Luka Modric, yang tidak mampu membendung kekecewaannya. Gelandang veteran itu meluapkan amarahnya secara terbuka dengan mengkritik tajam bagaimana teknologi VAR dioperasikan secara tidak adil dan hanya menguntungkan tim-tim besar saja.

 

“Beberapa hal tidak berpihak pada kami. Penalti itu... Jika situasinya terbalik, VAR tidak akan pernah ikut campur. Saya katakan tentang VAR sejak awal, ketika pertama kali diperkenalkan, bahwa saya tidak menyukainya. Belakangan, seiring berjalannya waktu, ini bagus untuk beberapa hal, tetapi mereka menggunakannya secara salah atau menggunakannya secara selektif, atau tergantung pada ukuran tim tersebut," semprot Modric via Sportske Novosti.

Portugal vs Kroasia. Luka Modric vs Cristiano Ronaldo. (Foto: FIFA)
Portugal vs Kroasia. Luka Modric vs Cristiano Ronaldo. (Foto: FIFA)

Modric menilai insiden penalti Portugal seharusnya tidak perlu diberikan karena benturan yang terjadi di kotak terlarang masih berada dalam zona abu-abu. Ia merasa sangat kasihan dengan para pemain muda Kroasia yang sudah berjuang mati-matian, namun nasib dan kerja keras mereka harus ditentukan secara sepihak oleh keputusan wasit.

"Ini bukan penalti. Kedua tim saling beradu, mendorong, Vlasic tidak menariknya, dia memegangnya, dan keduanya terjatuh. Itu sebabnya Anda tidak bisa memutuskan penalti seperti itu dalam pertandingan seperti ini. Itulah mengapa saya katakan, ini harus digunakan jika kesalahannya 200 persen. Hal itu mengganggu saya dan selalu merugikan kami," tutup Modric.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement