JAKARTA - Sebanyak 19 pemain jebolan Piala Dunia ternyata pernah merumput membela klub Liga Indonesia. Bahkan, ada yang pernah meraih Piala Dunia.
Melansir lama FIFA, Senin (29/6/2026), terdapat 19 pemain yang pernah tampil di Piala Dunia dan membela klub Liga Indonesia. Berikut daftarnya:
Piala Dunia: 1974, 1978, 1982
Klub di Indonesia: Pelita Jaya
Tak banyak juara dunia yang pernah bermain di Indonesia. Mario Kempes adalah salah satunya. Ia menjadi bintang utama saat Argentina menjuarai Piala Dunia 1978 dengan mencetak dua gol di final melawan Belanda.
Ia juga meraih Bola Emas dan Sepatu Emas turnamen. Menjelang akhir kariernya, Kempes bergabung dengan Pelita Jaya pada 1996 dan menjadi salah satu nama terbesar yang pernah merumput di kompetisi Indonesia.
Piala Dunia: 1986
Klub di Indonesia: Pelita Jaya
Pasculli merupakan anggota skuad Argentina yang menjuarai Piala Dunia FIFA 1986 di Meksiko. Penyerang tersebut bahkan mencetak gol kemenangan atas Uruguay pada babak 16 besar. Setelah berkarier di Argentina, Italia, dan Jepang, ia mengakhiri perjalanan bermainnya bersama Pelita Jaya pada 1996.
Piala Dunia: 1982, 1990, 1994
Klub di Indonesia: Pelita Jaya, Putra Samarinda
Roger Milla merupakan salah satu legenda terbesar dalam sejarah Piala Dunia. Ia membantu Kamerun mencapai perempat final Piala Dunia 1990 dan mencetak empat gol pada usia 38 tahun.
Empat tahun kemudian, ia kembali mencetak gol di Piala Dunia FIFA 1994 saat berusia 42 tahun. Setelah petualangan terakhirnya di panggung dunia, Milla bermain untuk Pelita Jaya sebelum melanjutkan kariernya di Putra Samarinda.
Piala Dunia: 1982
Klub di Indonesia: Persma Manado, Pupuk Kaltim
Ebongue tampil dalam seluruh pertandingan Kamerun pada Piala Dunia 1982, edisi pertama negara tersebut di putaran final. Setelah berkarier di Eropa, ia datang ke Indonesia pada pertengahan 1990-an dan memperkuat Persma Manado serta Pupuk Kaltim.
Piala Dunia: 1990
Klub di Indonesia: Putra Samarinda
Ebwelle menjadi bagian dari skuad Kamerun yang menciptakan kejutan besar dengan menembus perempat final Piala Dunia 1990. Penyerang yang dijuluki “The Missile” itu kemudian melanjutkan kariernya di Indonesia bersama Persisam Putra Samarinda pada pertengahan 1990-an.