HOUSTON - Tim Nasional (Timnas) Portugal harus puas berbagi angka setelah secara mengejutkan ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026. Bertanding di NRG Stadium, Houston, Amerika Serikat pada Kamis (18/6/2026) dini hari WIB, Selecao das Quinas sebenarnya unggul cepat lewat aksi Joao Neves di menit keenam, sebelum akhirnya disamakan oleh Yoane Wissa pada menit ke-45+5.
Di samping hasil akhir yang kurang memuaskan, sorotan kamera sebelum laga dimulai justru tertuju pada sang kapten, Cristiano Ronaldo. Saat lagu kebangsaan 'A Portuguesa' dikumandangkan, megabintang berusia 41 tahun tersebut kembali melakukan aksi ikoniknya dengan berdiri menyamping, berbeda arah dari barisan rekan-rekan setimnya yang menghadap lurus ke depan.
Ritual unik ini bukanlah hal baru karena sempat memicu rasa penasaran penonton sejak Euro 2024 lalu. Di turnamen yang digadang-gadang menjadi Piala Dunia keenam sekaligus edisi terakhir dalam kariernya, penyerang legendaris ini ternyata memiliki alasan emosional yang sangat mendalam di balik gestur tersebut.
Keputusan Ronaldo untuk memutar badannya dan berdiri menyamping dalam barisan murni didasari oleh rasa cinta yang besar terhadap tanah airnya. Penyerang asal klub Al Nassr tersebut sengaja mengubah posisi berdirinya agar bisa menghadap langsung ke arah bendera Portugal yang tengah dikibarkan di sudut stadion.
Bagi peraih lima gelar Ballon d'Or ini, menatap langsung bendera kebangsaan saat lagu nasional dinyanyikan merupakan sebuah bentuk apresiasi dan rasa hormat tertinggi sebagai kapten tim.
Meskipun beberapa pihak menganggap kebiasaan unik ini sebagai takhayul pra-pertandingan yang tidak biasa, performa Ronaldo di atas lapangan sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional membuktikan bahwa fokus dan mentalitasnya tidak perlu diragukan.
Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan pemungkas bagi Ronaldo untuk melengkapi lemari trofinya setelah sempat memenangi Euro 2016. Sejak debutnya di panggung mayor pada Euro 2004, prestasi terbaik Ronaldo di Piala Dunia adalah menempati peringkat keempat di Jerman 2006, sementara langkahnya sering terhenti di babak gugur seperti saat tersingkir di perempatfinal edisi 2022 lalu.
Meskipun sempat mandul sepanjang Euro 2024, ketajaman bintang Liga Arab Saudi ini sebenarnya masih mumpuni dengan torehan 10 gol dari 10 laga internasional terakhirnya sebelum turnamen dimulai. Sayangnya, hasil imbang kontra Kongo membuat jalan Portugal untuk melaju jauh menjadi sedikit terhambat.
Untuk menjaga asa lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026, Timnas Portugal kini mengalihkan fokus dan wajib mengamankan poin penuh di pertandingan kedua. Skuad asuhan Roberto Martinez tersebut dijadwalkan akan menantang Uzbekistan pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 00.00 WIB mendatang.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.