Julukan itu berasal dari masa kecilnya. Tepatnya saat dia dibesarkan oleh kakek-neneknya karena ibunya bekerja lembur dan ayahnya menjalani wajib militer.
Bermain sepak bola di jalanan dengan anak laki-laki yang lebih tua, dia sering mengalami benturan dan memar, karena tidak pernah suka kalah. Karena benturan dan memar itu, teman-temannya sering menggoda dengan mengatakan "lari ke nenek" (atau vozinha) setiap kali keadaan menjadi sulit.
"Dulu saya sering menerima banyak pukulan, dan setiap kali tidak bisa membalas dendam, saya akan pulang dengan marah dan merajuk," kata Vozina dalam sebuah wawancara dengan FIFA pada 2024.
"Mereka akan menggoda saya, mengatakan bahwa saya akan mengadu kepada kakek-nenek saya."
(Erha Aprili Ramadhoni)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.