JAKARTA - Kiper Timnas Cape Verde, Vozinha, menceritakan asal mula nama panggilannya. Ternyata, nama panggilannya itu didapat sewaktu kecil dari neneknya.
Nama Vozinha menjadi buah bibir setelah berhasil membawa Timnas Cape Verde mengimbangi Spanyol dalam laga pertama mereka di Grup H Piala Dunia 2026, Selasa (16/6/2026) dini hari. Ia melakukan sejumlah aksi heroik hingga pertandingan berakhir dengan skor 0-0.
Ini menjadi catatan sejarah bagi Timnas Cape Verde dalam debutnya di Piala Dunia. Dalam pertandingan itu, Vozinha mencatat berhasil menggagalkan 7 peluang Timnas Spanyol.
Kiper bernama asli Josimar Dias itu pun keluar sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut. Pria berusia 40 tahun itu mendedikasikan kemenangan ini untuk keluarganya.
"Saya sangat berterima kasih kepada orang tua dan kakek-nenek, yang sekarang menatapku dari atas sana," katanya," katanya melansir laman FIFA, Rabu (17/6/2026).
"Saya kehilangan nenek saya dua tahun lalu, dan kakek juga. Mereka membesarkan saya. Jika mereka masih hidup hari ini, mereka akan sangat bangga dengan cucunya. Itulah mengapa ini sangat berarti bagi saya. Ini adalah sesuatu yang diimpikan oleh penduduk Tanjung Verde sepanjang hidup mereka," tuturnya.
Ia pun berbicara soal julukannya Vozinha. Ternyata, julukan itu berasal sewaktu kecil.
Vozinha mengungkapkan, awalnya namanya terinspirasi dari nama bintang Argentina Jorge Valdona. Nenek sang kiper, Maria Senhorinha dos Santos, sepanjang hidupnya memanggil cucunya "Dani" karena kesulitan mengucapkan "Valdano". Justru Maria-lah yang memberinya nama yang kini tertera di bagian belakang bajunya.