HOUSTON - Jerman, juara piala dunia empat kali tersebut baru saja melumat tim debutan Curacao dengan skor telak 7-1. Skor itulah yang kini menjadi momen tak terhapuskan dalam sejarah Die Mannschaft, sebuah bencana bagi lawan, tapi sebuah mahakarya bagi sang mesin gol Eropa.
Melihat sejarah ke dua belas tahun lalu, Brasil menjadi korban yang pertama, maka pada Senin (15/6/2026) dini hari WIB, giliran Curacao yang merasakan ganasnya mesin tempur Julian Nagelsmann di Houston Stadium dalam laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026.
Dunia sepak bola masih menyebut malam itu sebagai Mineirazo — sebuah luka yang belum sembuh di dada bangsa Brasil. Bertanding di kandang sendiri, di Estádio Mineirão, Belo Horizonte, Brasil yang diunggulkan justru dilumat habis oleh Jerman dengan skor telak 1-7 di semifinal Piala Dunia 2014.
Thomas Müller, Miroslav Klose, Toni Kroos, hingga André Schürrle bergantian merobek gawang Julio César. Lima gol Jerman lahir hanya dalam rentang 18 menit antara menit ke-23 hingga ke-41, mengirim Brasil dan seluruh penggemarnya ke dalam duka mendalam. Kekalahan itu bukan sekadar angka; ia mencoreng sejarah Brasil selamanya sebagai salah satu kekalahan termalunya di depan publik sendiri.

Dua belas tahun berselang, Jerman kembali mencetak skor yang sama: 7-1. Kali ini korbannya adalah Curacao, tim debutan asal Karibia yang baru pertama kali menginjak tanah Piala Dunia.
Awalnya, Curacao memberikan perlawanan cukup mengejutkan. Mereka sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Livano Comenencia di menit ke-21, ya gol bersejarah pertama Curacao di panggung Piala Dunia. Namun, semua itu berakhir ketika Nico Schlotterbeck membuka keran gol Jerman kembali di menit ke-38.
Felix Nmecha, Kai Havertz (dua gol, termasuk penalti), Jamal Musiala, Nathaniel Brown, dan Deniz Undav kemudian bergantian mengeksekusi pertahanan Curacao tanpa ampun. Lima gol mengalir deras dan pertandingan berakhir 7-1.
Berdasarkan data Opta, selisih enam gol ini menjadi kekalahan terbesar bagi tim debutan Piala Dunia sejak Korea Selatan dihancurkan Hungaria 0-9 pada edisi 1954.
Meski bukan rekor skor terbesar sepanjang masa, Hungaria masih memegang rekor itu usai menggilas Salvador 10-1 di Piala Dunia 1982, kemenangan ini menjadi salah satu pesta gol paling mencolok dalam sejarah modern turnamen.
(Dian AF)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.